Liga Indonesia
Pelatih Persegres ingin Diberi Kebebasan Saat Pilih Pemain di Bursa Transfer Putaran Kedua Liga 1
Pelatih Persegres, Hanafi, meminta lebih banyak kebebasan saat memilih pemain yang akan direkrut di bursa transfer putaran kedua mendatang.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | GRESIK - Pelatih Persegres Gresik United, Hanafi, mengakui bahwa selama putaran kedua Liga 1, komposisi timnya masih jauh dari ekspektasi.
Karena itu, apabila bursa transfer pemain untuk putaran kedua mendatang sudah dibuka, dia berharap tidak mendapat gangguan saat merekrut pemain baru.
Pelatih asal Malang ini ingin lebih bebas dalam menentukan pemain yang layak untuk menjadi bagian dari Persegres Gresik United di putaran kedua, mengingat tekanan dan juga target yang diberikan untuk skuadnya tak mudah diraih.
Ini disampaikan Hanafi, karena dirinya mengaku selama ini dirinya memang kurang bebas dalam melakukan perekrutan pemain.
"Tak dipungkiri, kemarin memang banyak yang ikut campur. Ada yang pemainnya ini, pemainnya itu dan saya tidak bisa apa-apa. Sekarang beda, kalau tidak mau begini ya sudah," kata Hanafi pada Surya.co.id, Jumat (30/6/2017) malam.
Selain itu, dirinya juga menuturkan alasan dirinya mengikuti keinginan manajemen saat persiapan dan putaran pertama Liga 1 lalu.
Ini dilakukan mantan pelatih Perseru Serui tersebut agar manajemen melihat sendiri bagaimana hasil yang diraih apabila skuad yang dipilih tidak sesuai harapannya, sehingga dapat menjadi pelajaran dan bahan evaluasi.
"Harapan saya apabila saya masih dipercaya memegang Persegres, saya minta diberikan kebebasan untuk mengambil tindakan dan memilih pemain sesuai keinginan dan evaluasi saya karena saya telah membuat catatan terkait posisi mana saja yang perlu di tambah dan di tambal," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk putaran kedua ini, Hanafi telah menghitung-hitung, nantinya dari 28 pemain akan ia ambil ialah 23 pemain, sementara sisanya akan dilepas.
"Lokal akan kami pertahankan sekitar 90 persen, kalau tidak memenuhi syarat maka akan kami buang saja," tegasnya beberapa waktu lalu.
