Reportase dari Korea
Gamcheon Culture Village Kampung Warna Warni Korea
bukan hanya di Jodipan, Malang yang bangga dengan kampung warna-warninya ... di Yunani, juga Korea memilikinya .. ini dia kampung warna-warni Korea
Reportase Yulianto
Karyawan Perusahaan Sangjin FT Incheon Korea Selatan
SELAIN terkenal dengan drama Korea dan K-Popnya, Korea Selatan juga dikenal sebagai negara maju dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Korea Selatan juga merupakan salah satu negara yang memiliki keindahan alam sangat menawan. Banyak sekali tempat-tempat wisata yang sangat indah layik dikunjungi. Salah satunya adalah Gamcheon Culture Village yang terletak di Kota Busan.
Jika di Kota Malang, Jawa Timur memiliki tempat wisata kampung warna-warni Jodipan, pun di Korea Selatan juga memiliki kampung wisata warna-warni bernama Gamcheon Culture Village atau Desa Budaya Seni.
Gamcheon Culture Village atau yang biasa dijuluki Santorini of South Korea adalah perkampungan warna- warni yang menjadi salah satu wisata menarik di Kota Busan. Di juluki Santorini of South Korea karena pemandangannya yang menyerupai Santorini di Yunani.
Gamcheon Culture Village ini awalnya adalah perkampungan di lereg bukit, dikenal kumuh dan tertinggal di Busan. Perkampungan ini didirikan oleh para pengungsi saat perang saudara di semenanjung Korea pada tahun 1950 sampai 1953. Hingga akhirnya tahun 2011 perkampungan yang kini dihuni oleh sekitar 3.000 orang ini berubah menjadi salah satu tempat tujuan wisata favorit di Busan hingga sekarang.
Tidak hanya terdiri dari ratusan rumah penduduk yang dicat warna-warni, namun di Gamcheon Culture Village ini juga terdapat beberapa museum seni, galeri seni, mural dan gambar serta patung-patung unik yang dapat ditemukan di banyak tempat dan sudut bangunan.
Banyak spot-spot menarik untuk berfoto dan selain itu juga banyak terdapat cafe, kedai, juga toko suvenir penjual pernak pernik sekaligus pusat pembuatan kerajinan tangan khas Korea Selatan. Karena keindahaannya inilah, tak heran jika pengunjung Gamcheon Culture Village ini banyak berasal dari warga asing dari berbagai negara.
Berkunjung ke Gamcheon Culture Village, tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Karena tempat ini sangat luas, maka setidaknya dapat menghabiskan waktu kurang lebih lima jam untuk mengunjungi semua tempat yang ada.
Agar lebih jelas dan mudah untuk berkeliling dari satu tempat ke tempat lain, di pusat informasi disediakan peta petunjuk jalan dengan harga 2000 won atau sekitar 25.000 rupiah. Meskipun harus membeli, tetapi di dalam peta petunjuk jalan tersebut disediakan tempat untuk berburu sembilan stempel. Jika bisa mengumpulkan kesembilan stempel tersebut, maka bisa ditukarkan dengan suvenir cantik di tempat membeli peta saat kembali dari lokasi.
Untuk bisa sampai ke Gamcheon Culture Village ini, kita bisa menggunakan trasportasi kereta api bawah tanah line 1, lalu naik mini bus nomor 2-2 atau bisa juga menggunakan taxi dari Toseong Station.
Itulah kampung warna-warni Kota Busan Korea Selatan yang unik, memesona dan bisa menjadi rekomendasi bagi yang ingin berlibur ke Korea Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gamcheon-culture-village_20170629_175242.jpg)