Lebaran 2017

Kecelakaan Selama Mudik Lebaran, Paling Banyak Terjadi di Jalur Pantura

Pada H-6 hingga H+3 Lebaran, jumlah angka kecelakaan mencapai 498 kasus dan paling banyak terjadi di jalur Pantura.

Kecelakaan Selama Mudik Lebaran, Paling Banyak Terjadi di Jalur Pantura
SURYA/SUGIYONO
TERGELETAK - Seorang pengendara motor tergeletak di Jl Raya Duduksampeyan, Gresik. Jalan tersebut merupakan jalur tengkorak sebab sering terjadi kecelakaan, Jumat (23/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Angka kecelakaan lalu lintas (Lalin) di Jatim saat arus mudik dan arus balik masih tergolong tinggi.

Pada H-6 hingga H+3 Lebaran, jumlah angka kecelakaan mencapai 498 kasus dan paling banyak terjadi di jalur Pantura.

Sesuai data yang dikeluarkan Dirlantas Polda Jatim, jumlah korban orang yang meninggal dunia sebanyak 87 orang, 52 orang luka berat dan 726 mengalami luka ringan.

Sementara kerugian material akibat kejadian ini mencapai Rp 607,6 juta.

Angka kecelakaan korban meninggal dunia dalam arus mudik dan arus balik ini jika dibandingkan dengan Lebaran 2016 lalu, mengalami kenaikan sebanyak 34 kasus karena tahun lalu hanya 57 orang yang tewas sia-sia.

Sedang kecelakaan dengan korban luka berat mengalami penurunan sebesar 32,69 persen dengan angka 69 orang.

Korban kecelakaan dengan korban luka ringan turun 0,55 persen dengan angka 722 orang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menjelaskan angka kecelakaan dalam Operasi Ramadniya 2017 ini diperkirakan akan bertambah.

Pasalnya, dalam arus balik ini masih berlangsung dan terus dilakukan pengamanan oleh petugas kepolisian.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada dalam berkendara di jalan raya," ujar Kombes Frans Barung, Rabu (28/6/2017).

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved