Lebaran 2017

Tak Ingin Bobot Tubuh Melonjak Usai Lebaran? Ini yang Harus Diperhatikan. . .

Agar tidak terjadi kenaikan berat badan drastis usai Lebaran, harus diperhatikan kebutuhan energi untuk tubuh.

Tak Ingin Bobot Tubuh Melonjak Usai Lebaran? Ini yang Harus Diperhatikan. . .
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | MALANG - Lebaran menjadi momen kumpul keluarga, dan pastinya menjadi ajang makan besar.

Tak hanya makanan khas Lebaran yang biasanya didominasi makanan bersantan, tapi juga kue-kue kering yang identik dengan Lebaran.

Ahli gizi Universitas Brawijaya, Dian Handayani SKM MKes PhD mengatakan pada momen Lebaran, masyarakat juga harus tetap menjaga pola makan.

Salah satunya dengan memperbanyak sayur dan buah.

"Karena sayur dan buah yang berserat akan membantu menyerap lemak dari santan yang mendominasi kudapan Lebaran. Sayur dan buah yang berwarna juga mengandung antioksidan, serta vitamin, mineral, zat besi, kalsium yang dapat menghambat datangnya penyakit," ujarnya pada SURYA.co.id, Selasa (27/6/2017).

Selain itu, agar tidak terjadi kenaikan berat badan drastis usai Lebaran, kita juga harus memperhatikan kebutuhan energi untuk tubuh.

"Ketika tubuh kelebihan energi dengan makan berlebih, energi akan terdeposit karena belum menjalani proses metabolisme dan menambah berat badan," katanya.

Kebutuhan energi bagi para perempuan adalah sebesar berat badan dikali 25, dan bagi laki-laki adalah berat badan dikalikan dengan 30.

"Waspada juga dengan makanan yang digoreng karena 10-12 persen minyak akan terserap ketika proses penggorengan," jelas ketua jurusan Gizi UB itu.

Dian menekankan bagi masyarakat juga untuk melakukan aktivitas setelah makan, jangan hanya berdiam diri.

Halaman
12
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved