YouGen

Dompet Ketinggalan, Terpaksa Utang untuk Bayar Makanan

Setelah puas mengenyangkan perut, Livia lalu merogoh tas dan bermaksud mengambil dompetnya. Namun wajahnya mendadak jadi bingung.

Dompet Ketinggalan, Terpaksa Utang untuk Bayar Makanan
surya/sudarma adi
Bernadette Livia 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kebiasaan lupa membawa barang penting seperti dompet, rupanya juga dialami Bernadette Livia. Perempuan yang kuliah di Fakultas Seni dan Desain UK Petra ini pernah mengalami rasa malu karena lupa membawa dompet ketika makan. Terpaksa, dia berhutang uang ke temannya untuk membayar makanan itu.

Peristiwa itu dialaminya sekira tahun lalu di kampusnya. Saat itu, gadis yang disapa Livia ini baru saja ikut kuliah di kampusnya dan selesai sekira pukul 09.30 WIB. Karena belum sarapan, dia lalu mengajak empat temannya ke kantin kampus yang ada di gedung P.

"Saya sih percaya diri saja ke kantin itu, lalu memesan nasi gurih. Saya masih yakin dompet ada di dalam tas, sehingga menghabiskan nasi itu," tutur gadis yang menjadi public relation di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UK Petra itu.

Setelah puas mengenyangkan perut, Livia lalu merogoh tas dan bermaksud mengambil dompetnya. Namun wajahnya mendadak jadi bingung, karena setelah diobok-obok isi tas, dompetnya tak ketemu. Pelayan yang datang ke meja makan Livia memintanya agar segera membayar.

"Saya lalu menjelaskan bahwa dompetnya ketinggalan. Rupanya pelayan itu tak percaya dan menganggap itu
memgada-ngada," terang gadis yang lahir pada 1 Oktober 1997 ini.

Karena raut muka pelayan itu cemberut sedikit emosi, Livia lalu berinisiatif meminjam uang pada temannya yang tadi ikut sarapan bersamanya.

Dengan utang uang sebesar Rp 15 ribu, dia bisa membayar makanan itu. Setelah kejadian itu, dia lalu melacak dimana keberadaan dompetnya. Cari kesana kemari, dia menemukan dompet itu di dalam mobilnya.

"Rupanya, pagi itu saya terburu-buru membawa peralatan gambar seperti cat dan alat lukis waktu ada kelas. Makanya, saya jadi lupa membawa dompet ke dalam kelas," urai gadis yang tinggal di Perumahan Pondok Chandra Sidoarjo ini.

Dari kejadian ini, Livia memang mengakui bahwa dia sering lupa membawa barang yang kecil namun sebenarnya penting.

Itu contohnya seperti dompet dan kunci mobil. Makanya, dia juga berusaha fokus dan tak terburu-buru dalam mengerjakan tugas apapun. Yang lebih penting lagi, dia bakal lebih sering membuat daftar (list) barang-barang apa saja yang perlu dibawa dan ditinggal.

"Barang-barang juga sering berantakan, sehingga terkadang barang yang penting malah terselip. Saya harus lebih rapi dalam menata barang-barang," pungkasnya.

Nama lengkap                : Bernadette Livia
Nama panggilan             : Livia
Tempat/tanggal lahir    : Surabaya/1 Oktober 1997
Universitas                      : UK Petra
Fakultas/jurusan            : Seni dan Desain/Desain komunikasi visual
Semester                          : 4
Hobi                                   : Berenang dan nonton film Korea
Organisasi                       : Public relation BEM UK Petra

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved