Berita Politik

Gus Sholah Rekomendasikan Kader NU ini untuk Diusung Gerindra di Pilkada Jatim

Ada 2 Kader NU yang Layak Memimpin Jatim yakni Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa. Siapakah Pilihan Gus Sholah?

Gus Sholah Rekomendasikan Kader NU ini untuk Diusung Gerindra di Pilkada Jatim
antara/syaiful arif
Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Sholahuddin Wahid (kanan) menggelar konferensi pers terkait isu dirinya mundur dari pencalonan Ketua Umum PBNU di Media Center Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertemuan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim dengan KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah), Minggu (18/6/2017) telah menghasilkan rekomendasi.

Gus Sholah menganjurkan kepada Gerindra untuk mengusung Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur pada pilkada Jatim mendatang.

Hal ini dikatakan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad, yang juga menjadi salah satu peserta pertemuan yang berlangsung di pondok pesantren Tebu Ireng, Jombang ini.

Berdasarkan penjelasannya, Gerindra dan Gus Sholah sepakat bahwa Jatim untuk saat ini memang harus dipimpin oleh kader Nahdlatul Ulama (NU).

Saat ini, ada dua kader NU yang masuk dalam bursa pencalonan kuat, Selain Khofifah ada nama lain, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Keduanya juga sama-sama memiliki jabatan di pucuk pimpinan organisasi agama terbesar di Indonesia tersebut. Gus Ipul menjabat sebagai wakil Ketua PBNU sedangkan Khofifah menjadi ketua umum Muslimat NU.

Menurut Gus Sholah, keduanya juga memiliki kelebihan masing-masing. "Bapak Saifullah diakui memang memiliki kelebihan dalam hal berkomunikasi dengan masyarakat," kata Sadad kepada Surya ketika dihubungi dari Surabaya.

Namun, Sadad menyebut bahwa Gus Sholah lebih memilih sosok Khofifah. Sebab, ada beberapa kelebihan Khofifah yang tak dimiliki oleh Gus Ipul. Di antaranya, memahami inti masalah sebelum memutuskan penyelesaiannya.

Khofifah juga dianggap mempunyai model persuasi yang baik kepada masyarakat. Lihai dalam merumuskan kebijakan. Khususnya yang berkaitan dengan penanganan sosial.

"Gus Sholah lebih sreg dengan Khofifah karena lebih banyak nilai plusnya. Lebih memiliki komitmen dan jauh dari kesan pragmatis," tutur Sadad menirukan penjelasan Gus Sholah.

Selanjutnya, Gerindra akan menjadikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan calon.

Ia akan melanjutkan aspirasi ini kepada DPP Gerindra. "Pertimbangan ini akan menjadikan masukan penting bagi kami dalam merumuskan calon. Kami berkomitmen untuk tak memilkih calon kandidat secara asal," pungkas Sadad.

Selain Sadad, Ketua DPD Gerindra Jatim, Soepriyatno juga hadir pada acara yang berlangsung pagi hari ini. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved