Berita Tulungagung
Wakil Kepala SMPN 2 Tulungagung Diduga Melakukan Pungutan Liar
Polisi Tulungagung menemukan 18 amplop berisi uang total sebesar Rp 33,5 juta. Selain itu ditemukan juga satu bendel amplop kosong.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yuli
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Wakil Kepala SMPN 2 Tulungagung bidang Kesiswaan berinisial RB dikabarkan terkena operasi tangkap tangan oleh polisi.
Kejadian tersebut buntut perilaku RB yang memungut uang partisipasi dari orang tua calon siswa, yang mendaftar lewat jalur kompetensi.
Namun Wakapolres Tulungagung, Kompol I Dewa Gde Juliana belum berani memastikan.
"Belum ada kepastian," ujar Dewa yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kabupaten Tulungagung, Sabtu (17/6/2017).
Informasi internal kepolisian, OTT dilakukan Jumat (16/6/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.
Polisi menemukan18 amplop berisi uang total sebesar Rp 33,5 juta. Selain itu ditemukan juga satu bendel amplop kosong dengan kop SMPN 2 Tulungagung.
Dalam modusnya, RB membagikan amplop kosong warna coklat kepada orang tua siswa yang mendaftar lewat jalur kompetensi.
Mereka diminta memasukkan sejumlah uang dengan alasan uang partisipasi.
Selain RB, polisi juga menangkap seorang guru berinisial Sp.
Kepala Sekolah SMPN 2 Tulungagung, Eko Purnomo menolak berkomentar.
Menurutnya hal tersebut urusan pribadi RB. Namun Eko sempat mengatakan, pihaknya tidak memberikan pendampingan hukum.
"Biasanya kalau ada hal seperti ini PGRI yang akan memberi pendampingan," ujar Eko.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora), Suharno membatah terjadi OTT.
Menurutnya pihak kepolisian hanya melakukan klarifikasi tentang apa yang terjadi di lapangan.
"Bahasa bukan OTT, hanya klarifikasi temuan polisi. Belum tentu masuk ke ranah hukum," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kasek-smpn-2-tulungagung-eko-purnomo_20170617_192024.jpg)