Minggu, 10 Mei 2026

Berita Surabaya

PD Pasar Surya Baru Mulai Persiapan Revitalisasi Pasar Tradisional

Agenda revitalisasi pasar-pasar tradisional ini sudah dicanangkan dan digelontor dana sejak tahun 2016 lalu. Apa hasilnya?

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Yuli
fatimatuz zahro
Direktur Teknik Perusahaan Daerah Pasar Surya Zandy Ferriansyah mengatakan untuk pasar Pucang Anom kini masih belum proses pengerjaan fisik. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Revitalisasi pasar tradisional di Surabaya masih berjalan lambat. Pasalnya, hingga saat ini progress renovasi pasar masih belum menunjukkan kemajuan fisik yang menjanjikan.

Padahal, agenda revitalisasi pasar tradisional ini sudah dicanangkan dan digelontor dana sejak tahun 2016 lalu. Ada empat pasar yang sejak tahun lalu dijadikan sasaran pembangunnan.

Yaitu pasar kembang, pasar pucang anom, pasar tembok dukuh, dan pasar keputran. Salah satunya untuk pasar pucang. Di sana, pembangunan fisik belum terlihat. Saat ini yang tampak ada di pasar pucang adalah penambahan kayu-kayu yang akan dijadikan stan pasar.

Kayu-kayu itu dibangun di depan stan yang sudah ada di bilangan Jalan Pucang Anom. Pembangunan stan semi permanen itu sedikit memakan badan jalan.

Direktur Teknik Perusahaan Daerah Pasar Surya Zandy Ferriansyah mengatakan untuk pasar Pucang Anom kini masih belum proses pengerjaan fisik. Saat ini masih pembuatan stan relokasi selama pengerjaan revitalisasi pasar.

"Sekarang di Pasar Pucang Anom masih start. Sekarang masih persiapan pembuatan stan tempat penjualan sementara," ucap pria yang akrab disapa Ferry, Sabtu (17/6/2017).

Ia menyebutkan, stan yang disiapkan sejumlah stan yang akan direlokasi dari dalam Pasar Pucang Anom. Menurut Ferry, di pasar pucang dalam revitalisasi ini akan dibuatkan banyak fasilitas.

"Kita akan buatkan stand baru, ada juga fasilitas baru supaya pasar bisa ditata lebih baik dan nyaman untuk pembeli," katanya.

Menurut Ferry saat ini tim dari PD Pasar Surya sedang turun ke pasar untuk melakukan revitalisasi pada pedagang. Agar nantinya tidak ada gejolak saat dilakukannya revitalisasi pasar.

Untuk Pasar Pucang Anom anggaran yang digelontor adalah sebesar Rp 12 miliar. Dengan anggaran tersebut pasar akan dibangun dan ditinggikan. Tepatnya di lantaibsatu, bangunan akan ditinggikan dengan menggunakan bahan baja.

"Selain itu juga akan kita bangunkan instalasi pengolahan air limbah dari pasar. Lalu kita juga akan buatkan selokan. Lalu juga akan kita keramik," imbuh Ferry.

Sebagaimana diketahui, di Pasar Pucang Anom ini belum memiliki IPAL. Selama ini sampah pasar masih belum diolah secara bersih.

Bahkan berdasarkan pantauan Surya, sampah dari pasar itu juga masih berserakan dan ditumpuk di depan pintu masuk pasar. Yang tentunya membuat pengunjung menjadi enggan dan malas untuk berbelanja di pasar.

Di sisi lain, Ferry menyebutkan bahwa revitalisasi pasar lain juga sedang dikerjakan. Misalnya untuk pasa Kembang. Di sana, tahap satu untuk pembangunan sudah selesai. Sedangkan tahun ini akan dilakukan tahap dua.

"Pasar Kembang sudah selesai untuk tahap satu. Struktur sudah siap, tahun ini nanti akan dilanjutkan tahap dua," ujarnya. Sedangkan untuk pasar Keputran dan Tembok Dukuh juga akan dilakukan tahun ini.

Di sisi lain, Humas Perusahaan Daerah Pasar Surya Novy Ispinari menyebutkan, saat ini pembangunan TPS di pasar pucang anom masih dilakukan di sekitar pasar pucang. Sehingga dipastikan selama revutalisasi pedagang masih tetap bisa berjualan.

"TPS sengaja dibangunkan. Agar pedagang nggak kebingungan saat revitalisasi berlangsung dan tetap berjualan," ucap Novy.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved