Senin, 13 April 2026

Lewat Kompetisi Video, MPM Honda Jadikan Mahasiswa Agen ‘Cari Aman'

MPM Honda menggelar kompetisi video bertajuk 'Cari Aman' yang menyasar peserta dari kalangan mahasiswa. Seperti apa kompetisinya? Simak di sini..

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Corporate Secretary Head PT MPM Vinensia Kananga dan Jenu Widjaja Tanjung membahas aneka persiapan jelang Kompetisi Kegiatan Marketing Communication untuk Mahasiswa di MPM Surabaya, Rabu (7/6/2017). Kompetisi ini juga sebagai ajang edukasi safety riding. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kesadaran anak muda untuk berkendara secara aman dan bertanggungjawab, membuat MPM Honda mengusung kompetisi ‘Cari Aman'.

Kompetisi video bertajuk ‘how to create experience with honda motorcycle’ ini menyasar mahasiswa.

Dengan workshop yang mengawali kompetisi ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi agen ‘Cari Aman' dalam berkendara.

Vinensia Kenanga, Corporate Secretary Head mengungkapkan dengan kompetisi video ini, mahasiswa diminta berinovasi dengan ikon kendaraan honda untuk menyampaikan pesan safety riding. Sekitar 20 tim yang terdiri dari 5 orang tiap timnya diberikan kebebasan membuat cerita dalam video.

“Videonya harus berdurasi satu menit yang diunggah di media sosial. Pemenangnya 3 orang akan kami publikasikan videonya dalam sosmed MPM,”jelasnya pada SURYA.co.id, Rabu (7/6/2017).

Untuk penilaian, lanjutnya, video dinilai berdasarkan kreativitas, original, dan kualitas video. Sementara jumlah likes di sosmed akan menjadi poin tambahan. Sebab, menurutnya video dengan jumlah likes yang banyak belum tentu memiliki muatan video yang bagus.

Lestariyanti, social media development analist menambahkan, ide video bisa dituangkan mahasiswa melalui berbagai kegiatan sehari-hari. Misalkan penyampaian safety riding saat mahasiswa terburu-buru pulang untuk melanjutkan pekerjaan part time. Ataupun saat berkendara lebih dari 2 orang.

“Banyak ide yang bisa disampaikan mahasiswa sesuai kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Jenu Widjaja Tandjung, Consultant Marketing Communication mengungkapkan dalam briefing sebelum kompetisi mahasiswa akan dikenalkan marketing komunikasi produk honda dan safety riding. Termasuk riding kit yang harus dimiliki pengendara.

“Dalam materi markom, mahasiswa diminta membuat strategi sesuai pasar honda, yang terpenting dalam markom mereka bisa tahu target pasarnya. Tahu karakter anak kampus seperti apa. Karena pasti beda dengan smp dan sma. Tidak bisa sama dengan SMP dan SMA,”jelasnya.

Penutupan pendaftaran kompetisi ini akan dilakukan pada 15 Juni. Dan 16 Juni akan dimulai workshop sebelum masa pembuatan video selama 3 minggu.

“Kami juga menerima konsultasi via chat sesuai gaya anak mahasiswa,”pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved