Berita Kediri

Purel ini Menolak saat Diminta Suami Berhenti Bekerja, Cek-cok hingga Petaka itu Terjadi

Korban Bekerja sebagai Purel di Royal Karaoke Kota Kediri. Dinikahi Seorang Pelukis. Usai Nikah Suami Meminta Korban Bekerja, tapi Ditolak dan....

Purel ini Menolak saat Diminta Suami Berhenti Bekerja, Cek-cok hingga Petaka itu Terjadi
surya/mohammad Romadoni
Mujiono dengan tangan diborgol berusaha menutupi wajahnya. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Seorang pelukis bernama Mujiono (40) terdunduk lesu di ruangan penyidik Polsek Pesantren Polres Kota Kediri.

Warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Prampon, Kabupaten Nganjuk ini hanya bisa terdiam saat diperiksa Aiptu Panggayuh, Kanit Reskrim Polsek Pesantren, Minggu (4/6/2017).

Sesekali pria berkaos silver itu berupaya menutupi wajahnya dengan kedua tangan yang diborgol.

Tersangka Mujiono diamankan polisi karena melakukanpenganiayaan berat terhadap seorang pemandu lagu alias purel bernama Dayang Yustina (40).

"Korban adalah istri siri tersangka," ujar Aiptu Panggayuh, Minggu (4/6/2017).

Panggayuh menjelaskan motif penganiayaan ini berawal saat tersangka melarang korban bekerja menjadi pemandu lagu. Namun ternyata hal itu tak digubris korban.

Sebelum terjadi penganiayaan, korban Yustina sedang bekerja di Royal Karaoke Kota Kediri.

Karena kesal, kemudian tersangka mendatangi korban untuk mengajaknya pulang.

Di rumah sempat terjadi perang mulut antara keduanya dan berujung penganiayaan.

Tersangka naik pitam karena emosi tersangka memukul secara bertubi-tubi ke wajah korban.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved