Liga Indonesia
Usai Menang Lawan Persegres, Madura United Tetap Benahi Skuadnya, Kenapa?
Pemainan menekan dan menyerang di sepanjang babak pertama, meski di akhir babak kedua sedikit kendor.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | BANGKALAN - Madura United berhasil membekuk Persegres Gresik 3-2, di Stadion Gelora Bangkalan, Kamis (1/6/2017).
Hasil tersebut, menurut pelatih Madura United Gomes de Olivera, merupakan semangat sepanjang laga skuad besutannya.
Hal itu dibuktikan dengan pemainan menekan dan menyerang di sepanjang babak pertama, meski di akhir babak kedua sedikit kendor.
"Perjuangan pemain 90 menit untuk mencari gol. Mereka memperlihatkan kerjasama yang baik. Banyak peluang diciptakan, seharusnya lebih dari 3 gol," kata Gomes de Olivera, Kamis (1/6/2017).
Diakui pelatih asal Brasil tersebut, tak mudah melawan Persegres Gresik United sebab mereka mampu memberikan tekanan pada Madura.
"Tidak ada tim yang ringan di Liga 1. Kami tidak bisa remehkan tim, karena semua bagus. Buktinya Persegres bisa cetak dua gol di gawang kami," ujarnya.
Meski timnya memang, masih banyak hal yang akan dibenahi dari skuadnya, terutama faktor konsentrasi pemain usai terbobol.
"Perlu evaluasi. Masih banyak yang harus dibenahi untuk menghadapi laga ke depan yang lebih menantang dan pastinya tidak mudah," jelas Gomes.
Seperti diberitakan sebelumnya, Madura United menang setelah gol Sanogo, Fandi Eko dan Bayu Gatra menjebol gawang Fitrul Dwi Rustapa, kiper Persegres Gresik United.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/boubacar-sanogo_20170602_115840.jpg)