Bisnis

Penjualan Tumbuh Positif, SKLT Naikkan Kapasitas Produksi dan Perluas Pasar Ekspor

Setelah 3 bulan mengikuti pameran tetap di Rusia, PT Sekar Laut Tbk mentargetkan ekpsor ke pasar Eropa timur bisa dilakukan di bulan Agustus 2017

Penjualan Tumbuh Positif, SKLT Naikkan Kapasitas Produksi dan Perluas Pasar Ekspor
kontan
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah tiga bulan mengikuti pameran tetap di Rusia, PT Sekar Laut Tbk mentargetkan ekpsor ke pasar Eropa timur bisa dilakukan di bulan Agustus 2017 mendatang.

Sebagai tahap awal, paling tidak satu kontainer produk Sekar Laut yang meliputi kerupuk, sambal, saus sambal, dan roti, sudah bisa masuk ke negara tujuan ekspor baru tersebut. 

Harry Sunogo, Presiden Direktur Sekar Laut mengungkapkan, selama ini pasar ekspor industri yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode SKLT itu, hampir 60 persen.

"Sudah ekspor lebih dari 30 negara. Mulai Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Papua Nugini, Filipina dan Thailand, Saudi Arabia, Timor Leste, Tiongkok, Hong Kong, Jepang, Korea, Taiwan, " kata Harry, disela public expose di Surabaya, Jumat (2/6/2017).

Kemudian pasar di Eropa barat, meliputi Belanda, Denmark, Inggris, Perancis, Irlandia, Belgia, Malta dan Rumania. Sementara untuk pasar Eropa timur, salah satunya di Rusia, masih diharapkan dimulai tahun ini.

Perluasan pasar ekpor ini menjadi strategi pengembangan di tengah penjualan yang meningkat.

Selama 2016, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 833 miliar, tumbuh 11 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kontribusi penjualan paling besar dari kerupuk senilai Rp 253 miliar. Disusul saos dan sambal Rp 146 miliar dan roti sebesar Rp37 miliar.

"Tahun ini kami menargetkan penjualan bisa mencapai Rp900 miliar,” ujar Harry.

Selanjutnya, SKLT juga menambah kapasitas produksi. Di tahun 2017 ini, produksinya mencapai 17.500 ton. Naik dibanding 2016 sebanyak 15.750 ton. Namun hingga akhir tahun 2017, ditarget kapasitas produksi ini juga naik lagi hingga mencapai 21.000 ton.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved