Sabtu, 11 April 2026

Lifestyle

Lia Afif Tebar Romantisme Busana Batik di Acara Silaturahmi Lebaran

“Royal yang dalam bahasa Inggris bisa bermakna biru atau juga sesuatu yang agung, sedang romance artinya romantisme,” papar Lia Afif.

Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Parmin
surya/ahmad zaimul haq
Sejumlah model memeragakan busana karya Lia Afif dalam Parade Fashion Show Moslemwear bertajuk Blissfull Ramadhan di Oval Atrium GF, Ciputra World Mall Surabaya, Jumat (2/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bulan suci Ramadan baru berjalan seminggu, namun para desainer Tanah Air sudah berlomba menawarkan kreasi busana yang bisa dipakai untuk Lebaran. Tradisi silaturahmi saat Idul Fitri ini digunakan para desainer untuk merancang busana santai namun tetap menonjolkan keanggunan dan kenyamanan saat dipakai.

Lia Afif, misalnya. Lewat tema Royal Romance, dia menghadirkan 10 kreasi terbarunya yang menonjolkan warna biru.

“Royal yang dalam bahasa Inggris bisa bermakna biru atau juga sesuatu yang agung, sedang romance artinya romantisme,” papar Lia Afif.

Jadi, busana yang dibuat Lia Afif cenderung bermakna baju yang didesain untuk menampilkan keagungan dan keindahan di balik warna biru. Dan semuanya dia ekspresikan lewat bahan batik sebagai representasi nilai lokal.

“Keindahan busana ini diharapkan membawa romantisme di setiap suasana, terutama saat silaturahmi pada acara buka puasa maupun Lebaran nanti,” tuturnya saat ditemui di Ciputra World Surabaya, Jumat (2/6/2017).

Dalam rancangan kali ini, Lia mengaku sengaja mengurangi permainan detil dari batuan. Alasannya, warna maupun motif batik tulis yang dia pilih sudah terlihat cantik sehingga tidak perlu ada tambahan yang malah menimbulkan kesan rumit.

"Saya pakai batik tulis Tuban yang motifnya beragam, ada bunga, garis dan sulur," kata Lia. Untuk warna, Lia sengaja memakai warna alami seperti coklat, biru, dan krem. Warna khas ini ditekankan Lia makin terlihat memikat ketika dipadukan bahan lain seperti seruti dan ciffon silk.

Soal desain, Lia lebih banyak menggunakan potongan A-Line yang simple. Meski begitu, beberapa rancangan ada yang menggunakan celana atau tambahan outer sehingga lebih beragam.

Potongan ini mudah digunakan oleh perempuan dengan ukuran tubuh berapa pun dan tetap terlihat cantik karena kesan anggun tetap dimunculkan Lia.

"Secara umum memang A-Line tetapi selalu ada kesan anggun dengan tambahan potongan yang berbeda untuk tiap garisnya. Misal bagian depan dada ada yang seperti segitiga terbalik, kemudian ada balutan kain memanjang dari bagian dada hingga ke bawah," ungkapnya.

Selain Lia Afif, desainer lain yang turut ambil bagian di acara bertajuk Blissfull Ramadhan itu adalah Errin Ugaru, Lia Soraya, Jenny Tjahyawati, dan koleksi busana Si.Se.Sa. Blissfull Ramadhan yang berlangsung mulai 13 Mei hingga 25 Juni 2017 ini juga diisi bazaar yang memajang aneka busana muslim di 19 stan.

"Hampir semua yang ditampilkan memang busana hijab, tetapi yang show tidak hanya desainer Surabaya melainkan juga dari Jakarta. Harapannya bisa menjadi alternatif berbusana," cetus Stephana Fevriera, Promotion Coordinator CWS.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved