Jumat, 10 April 2026

Hukum Kriminal Surabaya

Tepergok Curi Motor, Dua Bandit Dihajar Warga, kini Kritis di Rumah Sakit, begini Ceritanya

Kedua pelaku nyawanya tertolong setelah petugas Reskrim Polsek Sukolilo yang mendapat laporan segera mendatangi ke lokasi.

Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Parmin
fatkhul alami
Foto ilustrasi maling babak belur. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua bandit jalanan babak belur dan kini tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya. Kedua bandit ini dihajar warga setelah tepergok mencuri motor di Keputih Sukolilo Surabaya, Selasa (30/5/2017) malam.

Informasinya, peristiwa itu terjadi di kawasan Keputih yang padat penduduk. Kedua pelaku tengah mencuri motor di sebuah rumah kos. Saat pelaku beraksi, sejumlah warga mengetahuinya lalu berteriak maling.

Warga yang marah, lantas mengepung keduanya. Setelah tertangkap, kedua pelaku langsung dihajar warga beramai ramai hingga babak belur.

Kedua pelaku nyawanya tertolong setelah petugas Reskrim Polsek Sukolilo yang mendapat laporan segera mendatangi ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku dari amukan massa.

Sejumlah petugas lalu membubarkan warga. Sedangkan kedua pelaku yang kondisinya kritis segera dilarikan ke Rumah Sakit Haji Sukolilo. Polisi juga mengamankan motor milik pelaku yang dirusak warga.

Kapolsek Sukolilo Kompol Ibrahim Gani mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus terhadap kedua pelaku yang kritis dan mendapatkan perawatan intensif di ruang RS Haji Sukolilo. Hingga saat ini, kedua pelaku belum sadarkan diri.

"Kedua pelaku cedera parah di bagian kepala dan tubuhnya. Sampai saat ini belum sadarkan diri. Belum bisa kami mintai keterangan," sebut Ibrahim, Selasa (30/5/2017).

Ibrahim menuturkan, informasi awal salah seorang pelaku diketahui bernama Rudiyanto (20), asal Dusun Krasan, Desa Bunajhi, Bangkalan Madura. Namun, satu pelaku lainnya hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

"Mudah-mudahan kedua pelaku segera sadarkan diri. Sebab kami butuh keterangan keduanya untuk melengkapi proses penyidikan," pungkas Ibrahim.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved