Berita Kampus

Mahasiswa STTS Ditantang Merancang Pabrik lewat Maket, begini Penjelasan Dosen Pengampunya

“Kami merancang pabrik sepeda, karena pernah kunjungan ke pabrik sepeda. Ada dua ruang profuksi, gudang bahan baku, gudang bahan jadi dan kantor.”

Mahasiswa STTS Ditantang Merancang Pabrik lewat Maket, begini Penjelasan Dosen Pengampunya
surya/sulvi sofiana
Mahasiswa STTS ditantang membuat maket pabrik. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perancangan Tata Letak Pabrik menjadi salah satu materi kuliah terintegrasi di Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS). Mahasiswa tidak hanya mengenal instrumen dalam industri, tetapi juga merencanakan pembuatan pabrik mulai dari lokasi, tata letak, hingga instrumen alat di dalamnya.

Venanda Elga (20), mahasiswa semester 4 jurusan Teknik Industri, misalnya, ia dan 5 temannya merencanakan pembangunan pabrik sepeda di area Waru, Sidoarjo. Pengamatan lahan mereka lakukan mulai dari ketersediaan lahan dan lingkungan sekitar.

“Kami merancang pabrik sepeda, karena pernah kunjungan ke pabrik sepeda. Ada dua ruang profuksi, gudang bahan baku, gudang bahan jadi dan kantor,”jelasnya sambil menunjukkan desain menggunakan Computer Aided Design (CAD) di laboratorium tknik Industri lantai 4, STTS, Rabu (31/5/2017).

Detail pabrik dilakukan mulai dari mesin yang digunakan hingga tata letaknya. Semua harus disesuaikan dengan skala yang ada. Untuk menyesuaikan skala, maket mesin bahkan dibuat dengan laser hingga printer 3 dimensi.

“Kesulitannya mengetahui mesin yang ada di tempat produksi, kapasitas produksi, dan layout yang dipakai seperti apa. Apalagi maketnya skalanya sampai kecil untuk mesin-mesinnya,” lanjutnya.

Tak hanya pabrik sepeda, kelompok lain membuat aneka pabrik sesuai riset yang mereka lakukan, mulai dari pabrik mobil, mebel, hingga pabrik kulit.

Nindi prastika (21), mahasiswa semester 6 memanfaatkan internet untuk mencari lokasi dan kelengkapan dalam membuat pabrik mebel. Ia mendesai pabrik dengan ruang produksi dan kantor yang terpisah. Mempertimbangkan kebisingan pabrik, kantor dibuat berlantai 2 yang dipisahkan dengan tempat parkir.

Dosen pengampu Perancangan Tata Letak Pabrik, Kelvin, menjelaskan kegiatan pembuatan maket ini menantang kreativitas para mahasiswa Teknik Industri STTS dalam merancang sebuah pabrik.

Mahasiswa memulai kuliah ini dengan merencanakan jenis produk yang hendak dibuat, menghitung rencana kapasitas produksi, dan mencari lokasi yang paling sesuai lewat Google Map ataupun survei lapangan.

“Mereka juga harus mencari jenis mesin-mesin yang sesuai untuk setiap tahap produksi, menentukan jumlahnya, kemudian menata peletakkannya di atas lahan yang sudah ditentukan luasannya,” tegasnya.

Berbeda dengan yang dilakukan jurusan arsitektur, fokus obyek yang dibuat miniaturnya oleh mahasiswa Teknik Industri STTS adalah mesin produksi, alat transportasi dalam pabrik, sarana penyimpanan bahan baku dan barang jadi. Bahan yang digunakan untuk membuat maket pabrik sangat bervariasi, seperti styrofoam, lembaran PVC, kayu, dan lainnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved