Citizen Reporter
Inilah Ranjers Hijau Pasukan Penyapu Ranjau dari Unesa
mereka bukan pasukan penyapu ranjau biasa.. setiap ada keramaian di kampus Unesa, bisa dipastikan keberadaan mereka akan terlacak dari aktivitasnya..
Reportase Nurvati Indriani
Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
PASUKAN penyapu ranjau bergerak menyisir jalan raya Universitas Negeri Surabaya (Unesa) arah ke Ciputra. Dengan kantong plastik hitam besar, mereka bergerak memunguti sampah yang tercecer di jalanan sisa car free day yang diadakan di Kampus Unesa Lidah Wetan, Minggu (7/5/2017).
Pasukan itu adalah pasukan Ranjers Hijau, komunitas eco campus yang ada di lingkungan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Unesa. Komunitas yang terbentuk pada Maret 2017 lalu itu baru beroperasi pada 28 April 2017.
Komunitas ini berdiri sebagai pendobrak gerakan aksi cinta lingkungan di kalangan mahasiswa FBS. Mereka menganalogikan diri 'di mana ada acara di situ pasti ada sampah' karena itu mereka hadir untuk menggawangi aksi peduli lingkungan sehingga tak ada lagi sampah tercecer di lingkungan FBS.
Komunitas yang diketuai Dafid Septyan Nur Fadholi, mahasiswa Pendidikan Seni Rupa 2014 ini beranggotakan 75 mahasiswa dan dibagi dalam tujuh divisi. Lima divisi di antaranya, yaitu divisi sampah, energi, air, makanan-minuman, dan divisi hayati.
Komunitas eco campus ini juga mendukung lomba eco campus se-Surabaya yang diikuti FBS Unesa. Oleh karena itu diperlukan dukungan semua pihak, baik dosen maupun mahasiswa.
Menyoal nama Ranjers Hijau, Dafid menjelaskan, nama itu hasil pengamatannya terhadap mahasiswa FBS yang suka pada hal-hal aneh. Kata ranjers diambil dari kartun fenomenal Power Ranjers yang menjadi pasukan penjaga dan pembasmi kebathilan. Sedangkan hijau merupakan ikon dari eco campus.
Harapannya, komunitas Ranjers Hijau bisa mengampanyekan peduli lingkungan di kalangan civitas akademika FBS.
Di ajang car free day Unesa, Dafid menurunkan 40 anggota penyapu ranjau yang telah bersiap di lokasi sejak pukul 05.30 WIB. Begitu peserta jalan sehat berangkat, para ranjers ini bergerak menyisir jalanan mulai dari FIK, Citraland dan jalan raya Unesa sembari menenteng kantong plastik besar di tangan.
Setelahnya, mereka menyisir ke panggung terbuka di sisi kiri Gelanggang Pemuda. Tak lupa, mereka bergerak ke FIP yang menyelenggarakan peringatan hari pendidikan.
Dafid mengaku komunitasnya mendapat apresiasi luar biasa. Seorang ibu petugas kebersihan mengucapkan terima kasih karena mereka ikut peduli lingkungan dan membantu pekerjaannya menjaga kebersihan kampus. Perjuangan mereka selesai tepat pukul 10.00 WIB dengan menempatkan semua kantong plastik sampah di satu tempat untuk kemudian diangkut dan dibuang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ranjers-hijau-unesa_20170529_195753.jpg)