Kamis, 9 April 2026

Berita Surabaya

Dewan Pelanggan Minta Pemkot Surabaya Ambil Alih PDAM Surya Sembada, Ada Apa?

Kondisi pemkot menaruh orang di posisi dirut inisudah pernah terjadi. Tepatnya pada tahun 2003 yang lalu, dirut PDAM diisi PNS.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
ISTIMEWA
PDAM Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pelanggan meminta pemkot mengambil alih Perusahaan Daerah Air Minum Surya Sembada.

Ini lantaran sampai saat tidak ada kejelasan rekruitmen direktur utama dan direktur operasional PDAM Surya Sembada.

"Terlebih per tanggal 5 Mei 2017, ketua dewan pengawas selaku penanggungjawab rekruitmen dirut dan dirops. Lalu bagaimana pertanggungjawaban rekruitmen yang sudah menghabiskan ratusan juta," kata Ketua Dewan Pelanggan PDAM Surya Sembada Surabaya, Ali Musyafak, Minggu (28/5/2017).

Rekruitmen dirut dan dirops saat ini sudah kali kedua digelar dewan pengawas.
Yang pertama sebelumnya dibatalkan meski sudah masuk ke tahap fit and proper test, dengan mundurnya Ketua Dewan Pengawas atas nama Samba Prawira.

"Progressnya kami juga belum tahu. Yang jelas di websitenya itu sudah ada pengumuman yang lolos ke psikotes. Yaitu untuk dirut ada sebanyak 10 orang. Dan untuk dirops ada sebanyak 15 orang," kata Ali.

Pihaknya khawatir kondisi badan pengawas yang tidak dalam kondisi lengkap akan mempengaruhi proses rekuritmen.

Bahkan termasuk risiko rekrutmen dibatalkan lagi seperti sebelumnya.

Oleh sebab itu pihaknya meminta agar pemkot turun tangan dalam rekruitmen Dirut dan Dirops PDAM Surabaya.

Sebab posisi dirut sudah satu tahun kosong. Begitu juga dengan dirops sudah hampir empat tahun.

"Padahal asetnya nilainya lebih dari seratus miliar. Kami meminta pemkot turun tangan dan mengambil alih. Jadi biarkan Dirut PDAM diambil dari orang pemkot," kata Ali.

Kondisi pemkot menaruh orang di posisi dirut inisudah pernah terjadi. Tepatnya pada tahun 2003 yang lalu, dirut PDAM diisi PNS.

Dan secara undang-undang hal tersebut diperbolehkan demi menyelamatkan aset.

"Sedangkan posisi direktur yang lain bisa diisi orang internal PDAM dari senior manager," katanya.

Lebih lanjut ia menyebutkan pihak Dewan Pelanggan sudah mengirimkan surat ke wali kota untuk meminta kejelasan, 20 Mei 2017, namun tidak mendapatkan jawaban.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dewan Pelanggan PDAM Surya Sembada Sumarso.

Dalam waktu dekat pihaknya akan membuat surat ke kejaksaan.

"Kita akan surati ke kejaksaan agar ada pemeriksaan. Ada apa di balik dua kali rekrutmen dirut dan dirops namun selalau gagal padahal ada dana APBD di sana yang digunakan," kata Sumarso.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved