VIDEO - Polisi Ancam Cabut Izin Usaha Pengoplos LPG di Gresik

Polda Jatim berjanji bakal mencabut izin usaha milik agen penyalur elpiji yang telah mengoplos elpiji subsidi.

SURYA.co.id | GRESIK - Polda Jatim berjanji bakal menindak tegas distributor LPG bersubsidi yang diduga memindahkan gas dari dalam tabung elpiji ukuran 3 kg (subsidi) ke tabung nonsubsidi sebelum menjualnya ke masyarakat dengan harga nonsubsidi. 

Wadir Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arnapi mengatakan, penyelidikan terhadap temuan ini akan dikembangkan ke pihak-pihak terkait, termasuk ke agen resmi PT Satria Birawa dan SPBE di desa Krikilan, Driyorejo, Gresik. 

"Nanti jika ada oknum Pertamina yang bermain juga akan kita tindak tegas. Yang pasti izin usaha distributor ini akan kami cabut," kata AKBP Arnapi, Rabu (24/5/2017).

Jeratan pasal yang akan dikenakan kepada tersangka pengoplos ini yaitu pasal 53 ayat b, c, dan d UU Nomor 22 Tahun 2011 tentang Minyak dan Gas Bumi dng ancaman pidana 4 tahun penjara dan denda 40 Miliar.

"Usaha ini diduga telah menyalahgunakan Pengangkutan, penyimpanan dan Niaga Minyak Bumi dan Gas Bumi tanpa izin," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved