Berita Kediri

VIDEO - Diminta Ganti Rugi harus Cair sebelum Puasa, begini Jawaban PT Merak Jaya Beton

"Pokoknya, sebelum puasa harus membersihan sisa-sisa debu semen yang ada di atas genteng rumah warga," ungkap Sunarno.

SURYA.co.id | KEDIRI - Pihak manajemen PT Merak Jaya Beton akhirnya menemui warga terdampak bocornya tangki semen, Rabu (24/5/2017).

Mereka diwakili bagian Personalia PT Merak Jaya Beton, Teguh Harianto bersama Suparman.

Pertemuan di balai Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri itu membahas ganti rugi dan pembersihan sisa-sisa semen di rumah dan lingkungan warga. Sekaligus persoalan ganti rugi 132 warga terdampak debu semen.

Ketua RT 2/RW1, Sunarno memberikan tenggang waktu meminta ganti rugi paling lambat maupun pembersihan sebelum Tarawih perdana.

Namun, ternyata pihak PT Merak Jaya Beton tidak bisa menjanjikan. Soalnya terkait ganti rugi harus mengajukan ke Direksi.

"Pokoknya, sebelum puasa harus membersihan sisa-sisa debu semen yang ada di atas genteng rumah warga," ungkap Sunarno, Selasa (23/5/2017) malam.

Warga sempat meminta supaya kedua perwakilan itu untuk meminta menelepon Direksi PT Meram Jaya Beton. Namun hal itu ditolak oleh Teguh alasan tak berani karena hanya sebagai bawahan.

Negosiasi akhirnya diputuskan warga meminta paling tidak senin pekan depan ganti rugi dan pembersihan lingkungan.

"Sudah tidak ada lagi proses tawar menawarkan lagi harus bisa mengganti rugi sesuai kesepakatan," tegasnya.

Di sisi lain warga meminta agar pihak PT Merak Jaya Beton segera membersihakn sisa-sisa semen di atas genteng rumah warga. Warga meminta agar dibersihkan dengan menggunakan air bertekanan tinggi.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved