Minggu, 26 April 2026

Citizen Reporter

Cara Mudah Hadang Narkoba dengan Permainan Simulasi

justru lewat permainan simulasi macam inilah pendidikan dan pemahaman tentang bahaya narkoba muda diserap anak-anak muda ...

Editor: Tri Hatma Ningsih
pixabay
ilustrasi 

Reportase Khoirul Muttaqin
Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang/anggota Komunitas Booklicious Malang

DEWASA ini permainan berwahana gawai atau game berkembang begitu pesat. Sayang, kadang seseorang kurang bijak memainkannya selama berjam-jam atau memilih game tak mendidik.

Untuk itulah Ahmad Mutadzakir, dosen di Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang (UM) mengenalkan permainan simulasi Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba.

“Permainan simulasi berbeda dengan simulasi pada umumnya. Ini adalah gabungan antara bermain dan bersimulasi,” ujar Mutadzakir, Selasa, (25/4/2017) di kampus UM.

Dalam pelaksanaannya, permainan simulasi ini hampir seperti monopoli yang sudah banyak dikenal masyarakat.

Bedanya dalam permainan simulasi ini peran pemain lebih beragam dan isinya yang menarik dan bermanfaat, seperti pertanyaan-pertanyaan tentang pencegahan dan penanggulangan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Dengan adanya permainan simulasi ini diharapkan masyarakat akan lebih paham bahaya narkoba sehingga akan mengantisipasi dan menjauhinya.

Untuk memainkan permainan simulasi ini mula-mula harus menyiapkan perlengkapan permainan sebelum memulainya, seperti papan permainan, dua buah dadu dan gaco pemain.

Untuk pemain terdapat empat peran yang dapat di ambil. Pertama, fasilitator sebagai orang yang pemandu jalannya permainan, satu orang. 

Kedua adalah pemain yang akan melemparkan dadu dan menggerakkan buah, dua sampai empat orang.

Ketiga, pemegang peran yang akan menjelaskan informasi sesuai peran masing masing, apakah itu polisi, orang tua, dan BNN. Terakhir penulis, yang akan mencatat dan membacakan ringkasan dari permainan.

Pertanyaan yang ada di papan akan di jawab oleh pemain ketika gaco pemain bergerak menuju pertanyaan di papan. Setelah itu akan didiskusikan oleh pemegang peran polisi, orang tua, BNN dan penonton, jika ada.

Secara tak langsung permainan simulasi ini akan menumbuhkan partisipasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan meningkatkan pemahaman tentang bahaya narkoba.

Tersedia juga kartu bintang layaknya monopoli yang  pertanyaan-pertanyaan. Permainan akan berakhir apabila gaco pemain berhasil berhenti di nomor paling akhir. Namun dapat bervariasi sesuai kesepakatan pemain.

Permainan simulasi ini Rabu (3/5/2017) dipresentasikan oleh kelompok delapan.

Harapannya isi dari permainan lebih spesifik dan fungsional memberi pemahaman agar masyarakat dapat mencegah dan menanggulangi masalah narkona yang marak beredar di masyarakat.

Sedangkan pemaparan dan perkuliahan ini berlangsung pada selasa, (25/4/2017) di gedung D1.114 Universitas Negeri Malang.

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved