Kiai Kampung Sebut Surat Dari Kiai Sepuh ke PKB Sebagai Intervensi

Forum Komunikasi Kiai Kampung Jatim menyebut bahwa surat dari kiai Sepuh NU kepada DPW PKB Jatim sebagai bentuk intervensi yang tak seharusnya terjadi

Kiai Kampung Sebut Surat Dari Kiai Sepuh ke PKB Sebagai Intervensi
surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Ketua Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT), Fahrur Rozie, memberikan penjelasan kepada jurnalis di Sari Nusantara, Surabaya, Selasa (23/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Surat dari kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) kepada ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar disebut sebagai manuver poiitik. Tak hanya berbau intervensi, Forum Komunikasi Kiai Kampung Jatim (FK3JT) bahkan mengatakan hal tersebut bisa berpotensi membuat masalah terhadap partai lain.

Ketua FK3JT, Fahrur Rozie, menyebut bahwa sebagai organisasi keagamaan, NU seharusnya tak menganakemaskan PKB saja. Dengan keluarnya surat hanya kepada partai berwarna dasar hijau ini, hal tersebut akan menimbulkan pikiran buruk dari partai lain.

"Seolah-olah parpol di Jatim yang merepresentasikan suara nahdliyin atau mewakili NU itu hanya PKB saja. Saya katakan itu bentuk intervensi, kalau soal pilkada kurang pantaslah, kalau intervensi soal syariat agama nggak masalah," katanya kepada wartawan di Sari Nusantara, Surabaya, Selasa (23/5/2017).

Selain dari sisi konstituen, kader NU juga tersebar di partai lain. Bahkan, bukan hanya dari partai yang bernafas religius, namun juga nasionalis.

"Statemen para kiai NU itu membuat elit parpol selain PKB yang juga kader NU menjadi tersinggung. NU itu seharusnya nggak kemana-mana, tapi ada di mana-mana," ujar pengasuh Ponpes Canga'an Bangil Pasuruan ini.

Oleh karena itu, Fahrur pun menyebut bahwa apabila kiai ingin berbicara soal politik sebaiknya melepaskan atribut NU. Terutama terkait dengan komunikasi dengan partai politik.

Ia mencontohkan dirinya yang berbicara bukan atas nama NU namun organisasi berbadan hukum bentukkanya, FK3JT.

"Saya tidak masuk dalam kepengurusan NU, sehingga saya boleh saja menyatakan dukungan ke salah satu calon. Karena saya tidak mengggunakan nama NU," kata mantan ketua PC Anshor ini. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved