Berita Surabaya

21.000 Pengendara di Surabaya Lakukan Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru 2017

Jika ada petugas, pengendara tertib dan apabila tidak ada polisi mereka akan melanggar.

21.000 Pengendara di Surabaya Lakukan Pelanggaran Selama Operasi Patuh Semeru 2017
surya/mohammad romadoni
Ilustrasi anak-anak dibawah umur mengendarai sepeda motor tanpa helm 

SURYA.co.id | SURABAYA - Operasi Patuh Semeru tahun 2017 yang digelar selama 14 hari telah berakhir, Senin (22/5/2017).

Hasilnya, jumlah pelanggaran lalu lintas di Surabaya mengalami peningkatan.

Jika di 2016 jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 15 ribu, pada 2017 ini mencapai 21 ribu pelanggaran.

"Kenaikan tahun ini mencapai 36 persen. Sedang tahun 2016 lalu hanya 16 persen ", kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Siregar usai menghadiri pelepasan 28 polisi yang memasuki purna bhakti di Mapokrestabes, Selasa (23/5/2017).

Adewira menjelaskan, meningkatknya jumlah pelanggaran ini mengindikasikan pelanggar lalu lintas di Kota Surabaya tinggi.

"Kesadaran untuk mematuhi peraturan lalu lintas di Kota Surabaya masih rendah," kata Adewira.

Kurang sadarnya dalam berlalu lintas itu terlihat saat di lapangan, para pengendara itu belum menjadikan keberadaan petugas sebagai suatu kebutuhan. Melainkan sebagai suatu hal yang ditakutkan.

Jika ada petugas, pengendara tertib dan apabila tidak ada polisi mereka akan melanggar.

"Pengendara yang melanggar ditwidominasi di Surabaya wilayah Timur sebesar 35 sampai 50 peraen. Petugas saat melakukan razia Patuh Semeru 2017 juga berhasil mengamankan dua pengendara yang kedapatan memakai narkoba," terang Adewira.

Adewira menuturkan, jenis pelanggaran yang banyak ditindak pelanggaran rambu, marka, dan pengendara tidak memiliki SIM dan STNK.

Adewira meminta, masyarakat Surabaya terus mematuhi lalu lintas, kendati operasi patuh telah berakhir.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved