Breaking News:

Masuk Tahanan Setelah Diam-diam Pakai Uang Milik Toko Tempat Bekerja

Gara-gara memakai uang milik toko secara diam-diam, pemuda ini akhirnya harus merasakan pengapnya ruang tahanan.

ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ali Masruhin (23) dijebloskan ke sel tahanan Polsek Rungkut Surabaya setelah diduga menggelapkan uang senilai Rp 5,7 juta milik toko tempatnya bekerja. 

Terungkapnya penggelapan yang dilakukan tersangka Ali, ketika penanggung jawab otlet Carvil, Sutrisno menerima surat elektronik (email) tagihan dari kantor pusat. Karena merasa tidak pernah meminta dan melakukan penjualan, Sutrisno curiga, lalu melakukan audit pada penjualan dan pengambilan barang-barang dari outlet yang berlokasi di Jl Rungkut Kidul Surabaya.

"Saat dilakukan audit, diketahui pelaku telah mengambil barang dari toko dan tidak menyetorkan uang penjualan ke perusahaan. Pelaku menggunakan uangnya untuk kepentingan pribadi," kata Kanit Reskrim Polsek Rungkut Surabaya, AKP Abdul Karim, Rabu (17/5/2017).

Merasa dirugikan oleh pelaku, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Rungkut Surabaya. Atas laporan tersebut akhirnya pelaku ditangkap Unit Reskrim, Selasa (16/5/2017).

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti satu lembar catatan barang yang dibawa pelaku, sembilan buah label barang toko, dan tiga bendel arsip nota penjualan barang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi bakal menjeratnya dengan Pasal 374 KUHP tentang penyalahgunaan dalam jabatan dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved