150 Guru Belajar Menulis Jurnalistik, Tips-tips Praktis ini Patut Dicoba!

"Kami ingin agar guru di sekolah bisa lebih termotivasi untuk bisa menulis lebih banyak," ucapnya.

150 Guru Belajar Menulis Jurnalistik, Tips-tips Praktis ini Patut Dicoba!
surya/fatimatuz zahro
Peserta workshop guru hebat yang digelar PGRI bekerjasama dengan Harian Surya. 

SURYA.co.id I SURABAYA - Sebanyak 150 guru SD hingga SMA yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur mengikuti Workshop Guru Hebat Literasi Digital dan Era Millennials di Wisma PGRI, Sabtu (13/5/2017).

Para guru dari Surabaya, Lamongan, Ngawi dan berbagai wilayah di Jawa Timur itu diajak untuk belajar tentang menulis jurnalistik di era digital dan juga menulis buku.

Koordinator Seksi Bahasa Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Jawa Timur Siti Hindun mengatakan untuk guru negeri yang akan naik pangkat dibutuhkan untuk menerbitkan jurnal, buku dan juga melakukan penelitian.

"Kondisinya saat ini guru meskipun sudah menghasilkan skripsi, tapi minat dan kemampuan menulisnya masih minim," kata Hindun.

Padahal menghasilkan karya tulis jurnalistik yang tayang di media dan jugaa menerbitkan buku bisa mendapatkan poin yang cukup banyak. Dan membantu dalam kenaikan pangkat

"Kami ingin agar guru di sekolah bisa lebih termotivasi untuk bisa menulis lebih banyak," ucapnya.

Salah satu kendala yang dialami oleh guru, menurut Hindun, biasanya adalah karena mereka jarang berlatih menulis sehingga saat menulis pun seringnya kagok dan kurang luwes.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang guru dari Lamongan Sholahuddin.

Ia menyebutkan bahwa ia sebenarnya sudah sering menulis untuk dimuat di media massa.

"Sering justru yang kadang susah itu yang membuat karya tulis ilmiah. Karena terlalu banyak kutipan yang harus dicantumkan akhirnya macet," ucap Sholahudddin.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved