Liga Indonesia

Ditahan Imbang Persema 1-1, Arema Indonesia masih Terkendala Fisik Pemain

Menurut pelatih Arema Indonesia Totok Anjik, hasil tersebut merupakan awal yang positif.

Ditahan Imbang Persema 1-1, Arema Indonesia masih Terkendala Fisik Pemain
net
Tim Arema Indonesia

SURYA.co.id | MALANG - Tim Arema Indonesia harus puas mendapat hasil imbang 1-1 kala menjalani laga derby kontra Persema 1953 di Stadion Gajayana Malang Rabu (10/5/2017) di laga perdana kompetisi Liga 3 zona Jatim.

Sempat unggul pada menit 61' melalui aksi Maulana Arahman. Arema Indonesia harus puas berbagi angka setelah pada masa injury time babak kedua atau tepatnya pada menit 90+5' Persema 1953 berhasil menyamakan kedudukan melalui Ongky Cucuk.

Menurut pelatih Arema Indonesia Totok Anjik, hasil tersebut merupakan awal yang positif. Sebab, Arema Indonesia melakukan persiapan sangat mepet. Akan tetapi tim pelatih akan segera melakukan pembenahan guna persiapan menghadapi laga selanjutnya.

"Fisik pemain terlihat masih belum maksimal. Secara keseluruhan fisik pemain masih 55 persen. Sehingga masih perlu peningkatan agar bisa maksimal di laga selanjutnya," ucap Totok Anjik seusai laga Rabu (10/5/2017).

Ya, pada laga kontra Persema 1953 tampak para pemain Arema Indonesia mengalami kesulitan untuk mengimbangi permainan lawannya tersebut. Meskipun pada akhirnya mampu mencetak gol terlebih dahulu.

"Jujur saja kami masih banyak kekurangan disemua lini. Transisi dari belakang kedepan juga tidak berjalan maksimal. Belum lagi stamina pemain yang masih sangat kurang," tambahnya.

Totok mengatakan akan berusaha untuk membenahi permainan Arema Indonesia. Utamanya untuk transisi dari bertahan ke menyerang sekaligus juga stamina pemain jelang menghadapi laga kedua kontra Mojosari Putra pada Minggu (14/5/2017).

"Para pemain masih bingung dalam hal transisi. Sehingga perlu kami benahi sebelum bertandang ke markas Mojosari Putra," imbuhnya.

Laga melawan Mojosari Putra akan menjadi laga away perdana bagi Arema Indonesia di kompetisi Liga 3 zona Jatim. Hasil maksimal tentu dibidik oleh tim pelatih agar bisa menjaga peluang bersaing lolos ke babak selanjutnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved