Berita Pasuruan

Bus Angkut Rombongan Wisata Religi Ini Tak Boleh Teruskan Perjalanan, Penyebabnya. . .

Ada satu bus rombongan ziarah wali wolu dari Bululawang, Malang, yang membawa 60 penumpang tidak boleh meneruskan perjalan. Penyebabnya...

Bus Angkut Rombongan Wisata Religi Ini Tak Boleh Teruskan Perjalanan, Penyebabnya. . .
surya/galih lintartika
Bus pariwisata dirazia di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/5/2017). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Puluhan bus pariwisata dan mobil elf dirazia di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/5/2017) siang.

Mereka dirazia petugas gabungan Ditlantas Polda Jawa Timur, Dishub Jawa Timur dan Pasuruan, Organda, dan beberapa instansi terkait.

Beberapa kendaraan ditilang dan ada satu bus pariwisata yang ditahan tidak boleh jalan karena dianggap banyak melanggar tata tertib lalu lintas.

Dari hasil razia, beberapa bus dan mobil penumpang ini tidak memiliki Kartu Pengawasan (KPS), tidak ada buku kir, tidak memiliki SIM, STNK, dan masih banyak pelanggaran lainnya, seperti kelengkapan berkendara.

Bahkan, ada satu bus rombongan ziarah wali wolu dari Bululawang, Malang, yang membawa 60 penumpang tidak boleh jalan.

Alasannya, bus ini tidak dilengkapi dengan rem yang baik, hand rem, seat belt, lampu, kondisi bus tidak layak, dan tidak dilengkapi dengan KPS.

KPS yang dibawa disinyalir palsu karena hasil scan bukan asli.

Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jawa Timur AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, razia gabungan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata atau mobil penumpang.

"Jangan sampai ada kecelakaan di Puncak Jawa Barat terjadi di sini. Makanya, kami tertibkan bus - bus pariwisata ini agar tidak melanggar peraturan," katanya.

Puluhan bus pariwisata dan mobil elf dirazia di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/5/2017).
Puluhan bus pariwisata dan mobil elf dirazia di Masjid Cheng Hoo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/5/2017). (surya/galih lintartika)

Dia menerangkan, pihaknya menilang semua bus yang tidak mematuhi standar kelayakan jalan. Ia tidak peduli bus apapaun jenisnya, semisal melanggar peraturan akan ditindak.

"Razia ini akan dilakukan secara berkala. Apalagi ini jelang Bulan Ramadhan, banyak yang menyewa bus untuk wisata religi. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, makanya kami razia dulu," paparnya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Mellysa Amalia mengatakan, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat mulai hari ini operasi patuh digelar sampai 22 Mei mendatang.

"Bagi yang tidak melengkapi kendaraan bermotornya, dan tidak memilki SIM atau STNK, akan kami tilang. Kami akan hunting ke wilayah - wilayah, ada yang melanggar , kami tilang dan tindak tegas," tandasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved