Berita Surabaya
Diduga Kembali Beroperasi, 40 Wanita Penghibur Diamankan di eks Lokalisasi Surabaya
"Terakhir Maret 2017 kemarin, tim Asuhan Rembulan kami mengamankan tiga PSK," terang Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widiyanto, Senin (1/5/2017).
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 40 wanita penghibur dan pengumbar napsu diamankan di sejumla eks-lokalisasi di Surabaya.
Termasuk ada yang diamankan di lokalisasi Dolly, Kremil, Dupak Bangunsari, Sememi, dan Kandangan.
Para wanita penjaja nikmat itu ditangkapi sejak Oktober 2016.
"Terakhir Maret 2017 kemarin, tim Asuhan Rembulan kami mengamankan tiga PSK," terang Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widiyanto, Senin (1/5/2017).
Tim Asuhan Rembulan adalah tim khusus bantuan Satpol PP. Tim ini juga khusus bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di malam hari terkait penegakan Perda.
Salah satunya adalah menjaga Kota Surabaya dari praktik prostitusi liar. Mencegah kembali praktik prostotusi di lima eks lokalisasi.
Dengan diamankannya PSK di tempat-tempat umum itu menandakan bahwa tim bekerja maksimal.
Namun, Irvan menyatakan akan sampai kapan petugas harus kucing-kucingan dengan PSK.
"Solusinya harus ada swakarsa masyarakat di lingkungan eks-lokalisasi. Masyarakat sendiri yang membentengi kampungnya," tandas Irvan.
Saat ini, Satpol PP bersama polisi dan sejumlah Dinas di Pemkot Surabaya membentuk Posko Terpadu. Mereka bersatu mencegah kembalinya praktik prosotitusi.
Sedang Camat Sawahan yang merupakan wilayah Dolly mengaku setiap malam menggelar operasi. Semua masyarakat ikut dilibatkan.
"Tapi tidak mungkin kami represif terus. Ada operasi terbuka dan tertutup. Belum lama ini kami juga mengamankan praktik traficking di Dolly," kata Yunus.
Saat ini selain mengamankan PSK, Tim Asuhan Rembulan bersama dinas yang lain berpadu. Ada yang mengetes HIV untuk para PSK.
Ada yang diantarkan ke tempat tinggalnya. Namun bagi warga Surbaya akan didampingi untuk bekerja yang lebih baik.
"Kami saat ini terus memberdayakan masyarakat di eks lokalisasi Dolly. Termasuk PSK nya kita berdayakan. Ada yang buat sablon, membatik, sampai membuat sepatu, dan masih banyak lagi," kata Yunus.