Lapor Cak

Warga Minta Lintasan KA Jl A Yani Ditutup Permanen

"Sebaiknya palang pintu (depan SDN Margoreo) ditutup secara permanen. Sudah sering orang meninggal disambar kereta," kata Deni Ardian.

Warga Minta Lintasan KA Jl A Yani Ditutup Permanen
surya/fatkhul alami
Palang pintu lintasan kereta Api (KA) Jl A Yani Surabaya pasca kecelakaan maut mobil Xenia disambar KA Mutiara Timur. Warga sekitar meminta palang pintu tersebut ditutup secara permanen. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kecelakaan mobil Daihatsu disambar Kereta Api (KA) Mutiara Timur yang merenggut tiga nyawa di perlintasan Jl A Yani atau depan SDN Margorejo Surabaya, membuat warga Jl Margorejo miris.

Warga Jl Margorejo Surabaya meminta supaya palang pintu perlintasan KA tersebut ditutup secara permanen.

Keberadaan palang pintu lintasan yang lokasinya di depan Jl Margorejo dinilai tidak penting dan dibutuhkan lagi bagi pengguna kendaraan atau masyarakat setempat.
Jaraknya dengan palang pintu lintasan Jl Margorejo Indah dan depan RS AL Dr ramelan juga terlalu dekat.

"Sebaiknya palang pintu (depan SDN Margoreo) ditutup secara permanen. Sudah sering orang meninggal disambar kereta, terakhir mobil Xenia dengan tiga korban meninggal," kata Deni Ardian, salah satu warga yang tinggal di Jl Margorejo.

Menurut Deni, saat ini keberadaan palang pintu lintasan Jl A Yani tak lagi penting. Apalagi setelah ada frontage road Jl A Yani sisi timur yang membentang dari depan RS AL hingga Waru Sidoarjo.

Di Jl Margorejo yang berhadapan dengan palang pintu perlintasan Jl A Yani, kata Deni, kendaraan roda empat tidak boleh masuk. Mobil hanya bisa lewat dari arah barat ke timur masuk froantage road sisi timur.

"Dilihat dari sisi kebutuhan dan manfaatnya, palang pintu perlintasan sudah tidak urgent lagi. Jaraknya dengan palang pintu lainnya juga sangat dekat. Saya berhadap ditutup saja, daripada menimbulkan kecelakaan," tutur Deni.

Pantauan Surya.co.id, sejak pascaterambarnya Xena oleh KA Mutiara Timur, Minggu (23/4/2017) hingga Rabu (26/4/2017), palang pintu lintasan KA Jl A Yani memang ditutup. Itu lantaran palang pintu patah akbat diterabas mobil Xenia.

Kendati ditutup, tapi tetap ada petugas jaga yang bekerja di palang pintu lintasan KA tersebut.

Setiap ada kereta yang melintas, petugas selalu keluar dari pos dan melakukan penjagaan.

"Saya berharap PT KAI menutup saja palang pintu secara permanen. Ini demi kemananan pengguna jalan, terutama motor dan mobil. Pengendara bisa lewat perlintasan di depan RS AL atau pertigaan Jl Margorejo Indah," tutur M Arifin, warga Jl Margorejo Masjid.

Dia menuturkan, penutupan secara permanen palang pintu tersebut bisa meminimalisir bahaya kecelakaaan yang sewaktu-waktu terjadi. Pengendara bisa lewat jalan lainnya jika akhirnya ditutup secara permanen.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved