Berita Ekonomi Bisnis

Jayaland Agresif Pasarkan Properti Segmen Menengah

Subianto Setjawardaja, General Manager Jayaland, menyebutkan, saat ini potensi properti segmen menengah masih bisa berkembang.

Jayaland Agresif Pasarkan Properti Segmen Menengah
surya/sugiharto
Kepala Bisnis Strategik PT Jayaland, Samson Suryanto (baju biru) berdialog dengan Direksi Jayaland, Subianto Setjawardjaja sambil mengamati maket di Ciputra world Surabaya, Rabu (26/72017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di tengah daya beli masyarakat di sektor properti menengah ke atas yang lesu, PT Jayaland, pengembang perumahan Puri Surya Jaya, Sidoarjo, agresif memasarkan produk properti segmen menengah.

Subianto Setjawardaja, General Manager Jayaland, menyebutkan, saat ini potensi properti segmen menengah masih bisa berkembang. Karena harganya yang masih dibawah Rp 1 miliar.

"Karena itu sekarang kami konsentrasi meningkatkan penjualan di segmen middle. Segmen ini masih terlihat potensinya,” kata Subianto Setjawardaja, di mal Ciputra World Surabaya, Rabu (26/4/2017).

Lebih lanjut Subianto mengungkapkan, persaingan market property di kelas middle untuk wilayah Selatan Surabaya, memang tidak seberapa ketat. Karena tidak banyak developer yang bermain dikelas ini.

“Kami masih yang terbesar di Selatan Surabaya. Untuk project utama kami punya lahan 600 hektar dan project satelit 400 hektar. Pengembangannya kedepan masih panjang,” tambahnya.

Untuk project utama kedepan akan membidik kelas middle. Sebab saat ini jumlah masyarakat kelas menengah di Surabaya dan Sidoarjo terus tumbuh.

Hal ini terbukti jumlah pembeli rumah dengan harga Rp 500 juta hingga Rp 900 juta dari Sidoarjo semakin banyak.

“Dulu pembeli kelas middle didominasi dari Surabaya. Sekarang sudah fifty-fifty,” tambah Samson Suryanto, Manager Unit Bisnis Jayaland.

Samson juga menyatakan pihaknya, pihaknya optimis cluster Boston Extension yang mulai dipasarkan akan habis lebih cepat. Apalagi jumlahnya terbatas hanya 170 unit saja.

Hingga kemarin calon pembeli yang repeat buyingsudahsudah mencapai 150 orang. Itu belum termasuk calon pembeli yang dibawah para agen yang jumlahnya juga cukup banyak.

“Bulan depan harus habis. Pembeli cukup antusias karena bakal menikmati banyak keuntungan. Sebab rata-rata harga rumah disini naik 30 persen per tahun," ungkap Samson.

Dari sisi investasi sebenarnya kawasan Selatan Surabaya cukup menjanjikan. Pasalnya dibanding dengan kawasan Surabaya Barat dan Surabaya Timur, margin yang diberikan akan lebih besar.

Saat ini harga tanah di Surabaya Barat sudah tembus Rp 15 juta atau lebih per meter. Sementara di Surabaya Timur sudah mencapai Rp 12 juta atau lebih per meter.
Sedangkan di Selatan Surabaya hingga sekarang harga tanahnya masih sekitar Rp 6 juta per meter.

"Potensi naiknya masih besar. Karena itu potensi marginnya juga cukup besar,” tambah Samson.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved