Berita Surabaya

Awas, Ada Ratusan Persimpangan Rel KA di Surabaya Tak Berpalang Pintu

"Semua harus lebih waspada di perlintasan tanpa palang pintu itu," kata Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, Rabu (26/4/2017).

Awas, Ada Ratusan Persimpangan Rel KA di Surabaya Tak Berpalang Pintu
surya/fatkhul alami
Pengendara motor berhenti disamping perlintasan KA. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada 466 palang pintu di persimpangan rel KA di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya yang hingga kini tak berpalang pintu.

Kondisi ini akan sangat membahayakan karena tidak ada alat atau tanda saat ada KA melintas di persimpangan ini. Biasanya ada warga yang swadaya menjaga perlintasan ini.

"Semua harus lebih waspada di perlintasan tanpa palang pintu itu," kata Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko, Rabu (26/4/2017).

Total perlintasan KA di wilayah Dalop Surabaya itu sebanyak 637. Mereka tersebar membentang mulai dari Surabaya, Blitar, Mojokerto, hingga Lamongan Bojonegoro.

Semua wilayah Dalop Surabaya. Dari total palang pintu itu, hanya 171 perlintasan yang berpalang pintu. Ada petugas yang jaga di situ.

Namun saat ini sudah ada perlintasan yang tidak sebidang karena fly over atau underpas. Total yang begini ada sebanyak 22 titik.

PT KAI Daop 8 menyayangkan terjadi kecelakaan di palang pintu depan Giant Margorejo Surabaya.

Namun, soal desakan penutupan permanen palang pintu itu, Gatut belum tahu.

Menurutnya sangat memungkinkan jika palang pintu Margorejo itu ditutup. Perlintasan tersebut bisa diakseskan ke perlintasan lain.

"Sesuai ketentuan bahwa antar perlintasan mengacu UU minimal jarak antar perlintasan 800 meter," kata Gatut.

Sesuai UU 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian disampaikan bahwa penutupan perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab Pemerintah atau Pemerintah daerah.

Selanjutnya, pemerintah berkoordinasi dgn PT KAI agar proses penutupan tdk mengganggu kelancaran perjalanan KA.

"Namun sejauh ini belum ada laporan desakan warga meniup jalur," kata Gatut.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved