Berita Pendidikan

Dindik Kaji Sistem PPDB SMA/SMK lewat Tes, Pakar Pendidikan Bependapat seperti ini

Saiful menegaskan, hasil UNBK sudah bisa dipastikan memiliki integritas tinggi. Sementara UNKP, diharapkannya juga akan memiliki integritas yang sama.

Dindik Kaji Sistem PPDB SMA/SMK lewat Tes, Pakar Pendidikan Bependapat seperti ini
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Indeks integritas kejujuran pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) memiliki perbedaan signifikan.

Hal ini membuat Dinas Pendidikan Jatim akan mengkaji Nilai UN kedua jenis ujian tersebut guna menentukan sistem tes Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK.

“Nantinya untuk daerah yang belum 100 persen UNBK akan dikaji nilainya apakah jomplang. Agar ada faktor adil di dalamnya nanti akan diterapkan kebijakan khusus,” jelas Kepala Dindik Jatim Saiful Rachman, Selasa (25/4/2017).

Saiful menegaskan, hasil UNBK sudah bisa dipastikan memiliki integritas tinggi. Sementara UNKP, diharapkannya juga akan memiliki integritas yang sama.

Karena itu, pihaknya akan melihat lebih dulu perbandingan hasil nilai UNBK dan UNKP.

Kebijakan khusus tersebut, lanjut Saiful, dapat diberikan dengan tambahan tes untuk pendaftar dari peserta UNKP.

Sehingga dapat dibandingkan antara nilai UN dan nilai saat tes masuk PPDB.

"Tesnya akan dibuat secara online sebagaimana UNBK. Tapi untuk peserta yang sudah UNBK tidak perlu lagi dites,” kata dia.

Dengan adanya kebijakan semacam ini, Saiful berharap, baik penyelenggara dan peserta ujian tidak menyelenggarakan ujian tanpa mengindahkan aturan yang ada.

Kendati sudah ada pengawasan silang, itu saja tidak cukup.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved