Berita Surabaya

Nafas Ustaz Ja'far Terhenti Saat Ayat ke 2 Surat Al Mulk, Khofifah: Insyaallah Khusnul Khotimah

Ustaz Ja'far Berhenti Saat Menginjak Surat ke-2 Surat Al Mulk. Ternyata Sudah Tiada. Ada Makna Khusus di Balik Pemilihan Surat itu.

Nafas Ustaz Ja'far Terhenti Saat Ayat ke 2 Surat Al Mulk, Khofifah: Insyaallah Khusnul Khotimah
surya/bobby koloway
Ustad Jafar, Pembaca Doa di Acara Khofifah Meninggal Dunia 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ustadz Ja'far Abdul Rahman, pria yang meninggal dunia saat membacakan doa di acara Haul Keluarga Khofifah Indar Parawansa ternyata merupakan tetangga ketua Muslimat NU tersebut.

Menurut penjelasan Khofifah, Ustadz Ja'far sudah seringkali membacakan doa ketika acara Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ataupun kegiatan internal NU lain.

"Beliau ini tetangga saya. Hampir 98 persen di tiap acara saya, saya selalu mengajak beliau," ujar Khofifah kepada Surya, di sela acara yang berlangsung di Jemursari, Surabaya, tersebut, Senin (24/4/2017).

Khofifah menuturkan, alasan memilih Ustadz Ja'far karena dianggap merupakan ahli membaca Al-Quran.

"Kami selalu memilih memberdayakan masyarakat sekitar," ujar perempuan yang menjabat Menteri Sosial RI ini.

Ia mengaku kaget dengan kepergian Ustadz Ja'far saat membaca Al-Quran Surat Al-Mulk tersebut.

Karena Ustadz Ja'far meninggal saat membaca Al-Quran, dia berharap Ustadz Ja'far meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.

Dalam kepercayaan umat Islam, bagi umat yang meninggal dalam Khusnul Khatimah, diyakini akan masuk surga.

"Jadi, kita tadi kaget. Terkejut luar biasa. Waktu sampai di ayat kedua, beliau kemudian terdiam," cerita Khofifah.

"Kita semua tolah toleh (bingung). Ternyata, Ustadz Ja'far berpulang," ujarnya.

"Saya optimis, Insya Allah beliau ini meninggal Khusnul Khatimah. Beliau meninggal saat membaca Al-Quran dan pada acara yang penuh berkah," ujarnya.

"Kan seperti ini, (Khofifah kemudian membaca bunyi surat Al Mulk ayat kedua), dari maknanya saja beliau ini ada firasat baik bahwa beliau meninggal dunia dalam khusnul khotimah," pungkasnya.

Memang, apabila berdasarkan makna dari ayat Ayat Suci Agama Islam tersebut memang membahas hidup-mati.

Berikut artinya, "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun (QS. Al-Mulk ayat 2).

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved