Gaya Hidup

Kaum Milenial Kekurangan Nutrisi, Uang jadi Salah Satu Penyebabnya

Kaum milenial di Asia Pasifik ternyata adalah orang-orang yang kekurangan gizi. Salah satu penyebabnya adalah uang. Kok bisa? simak selengkapnya...

Kaum Milenial Kekurangan Nutrisi, Uang jadi Salah Satu Penyebabnya
Surabaya.tribunnews.com/Achmad Zaimul Haq
Ratusan peserta mengikuti sesi Yoga dalam kegiatan Herbalife Asia Pasific Wellness Tour 2017 di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (16/4/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kaum milenial di Asia Pasifik menjadi sasaran survei Herbalife terkait kecukupan nutrisi yang diterima setiap harinya.

Survei yang dilakukan pada 6.000 orang di rentang usia 18 tahun ke atas menunjukkan pola hidup yang tidak sehat.

Sehingga generasi yang saat ini sedang dalam masa produktif tersebut bisa dibilang kekurangan asupan nutrisi.

Country General Manager Herbalife Indonesia, Andam Dewi mengungkapkan survei ini dilakukan untuk mengetahui persepsi tentang gizi seimbang, kebiasaan pemenuhan gizi, serta tantangan yang mereka hadapi dalam pemenuhan gizi seimbang setiap harinya.

Data yang ada bisa dipakai sebagai acuan dalam menentukan pola perbaikan gaya hidup.

“Survei ini mengungkapkan kalau 35 persen responden yang mengaku sulit mewujudkan pola konsumsi nutrisi seimbang. Dan waktu, motivasi, dan uang adalah tiga faktor terbesar yang menghambat mereka wujudkan gaya hidup yang lebih sehat,” jelasnya usai Wellness Tour 2017 di Dyandra Convention Center, Minggu (16/4/2017).

Konsumsi sayuran dan buah hanya dilakukan 7 dari 10 responden. Jumlahnya juga terbatas 1 hingga 2 porsi, padahal yang direkomendasikan yaitu 5 porsi per hari. Kemudian konsumsi minuman juga masih terbatas, yaitu sebesar 57 persen responden mengkonsumsi kurang dari 8 gelas air atau cairan per hari.

“Beberapa memang masih mengadopsi gaya hidup sehat. Sebanyak 55 persen responden ingin mengkonsumsi nutrisi cukup agar tubuh dapat berfungsi secara optimal. Ada juga yang untuk menghindari permasalahan kesehatan dan untuk menjaga berat badan ideal agar terhindar dari obesitas atau kelebihan berat badan,” paparnya.

Dikatakannya, sebagian besar responden lebih tertarik mengubah pola hidup mereka jika ada dukungan komunitas. Hal ini yang kemudian dilakukan di Herbalife Independent Nutrition Clubs, yaitu mengajak berkegiatan yang meningkatkan kualitas hidup secara jangka panjang.

"Sebagai perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition berkomitmen untuk membantu para konsumen mengadopsi pola konsumsi nutrisi yang seimbang, sehingga mereka dapat merasakan manfaat positif secara jangka panjang di dalam hidup mereka,"lanjutnya.

Herbalife, tambahnya, berusaha hadir mendukung berbagai acara olahraga dan komunitas pekerja yang ingin olahraga. Upaya menanamkan budaya hidup sehat dilalukan melalui distributor.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved