Berita Surabaya

Terkait Jasa Perahu Tambang di Surabaya, begini Pandangan Dewan dan Pemkot

Jika memang tidak bisa dihilangkan paling tidak Jasa Tirta mengatur untuk setiap warga yang membuka jasa perahu tambang.

SURYA.CO.ID | SURABAYA – Angkutan penyeberangan tradisional berupa perahu tambang di Surabaya tersebar di beberapa titik.

Selain Ngagel, di Wonokromo, Gunungsari, dan Joyoboyo.

Sayangnya, angkutan ini terus beroperasi meski tanpa ada pengamanan standart.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan untuk operasi perahu tambang sepenuhnya ada di kewenangan jasa tirta.

Sebab angkutan sungai bukanlah angkutan umum yang diperbolehkan.

“Keamanan semua ada di jasa tirta sebagai pengelola aliran sungai. Selama ini dari pemkot setahu saya memang tidak ada regulasi khusus yang mengatur tentang perahu tambang,” ucapnya, Jumat (14/4/2017).

Irvan mengatakan angkutan perahu tambang biasanya dibutuhkan warga Surabaya untuk menyeberang lantaran jembatan terlalu jauh.

“Karena memang belum ada regulasi ya kita juga belum bisa ada pengaturan yang lebih jauh,” katanya.

Sedang Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji mengakui angkutan perahu tambang ini adalah angkutan tradisonal yang susah untuk dihilangkan.

Warga seperti di Ngagel, Wonokromo Joyoboyo, sebenarnya sudah difasilitasi pemerintah dengan jembatan.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved