Berita Madura United

Ini Cara Istimewa Madura United Mengawali Kiprah di Liga 1

Madura United punya cara unik untuk mengawali kiprahnya di Liga 1 yang bakal dimulai besok (15/1/2017). Begini cara mereka...

Surabaya.tribunnews.com/Dya Ayu
Pemain Madura United memberikan santunan pada anak yatim piatu saat launching tim Madura United, Jumat (14/4/2017) sore. 

SURYA.co.id | MADURA - Madura United menyatakan siap merajai kompetisi Liga 1 yang akan mulai bergulir, Sabtu (15/4/2017) besok.

Sebagai simbol kesiapan dan kemantapan tim berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut, Madura United mengadakan acara bakti sosial sebagai tanda launching tim.

Bakti sosial ini diikuti anak-anak yatim dan masyarakat miskin di sekitar markas Madura United di Mertajasah Bangkalan, Jumat (14/4/2017).

Dalam acara yang bertajuk 'Madura United FC Peduli Dan Berdoa' untuk keselamatan dan kesuksesan meraih prestasi di Liga 1 ini, diisi dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta masyarakat miskin.

Menariknya dalam kegiatan sosial ini, setiap pemain Madura United sebanyak 28 pemain memiliki dua anak asuh yang akan mereka santuni selama bertahap, sehingga dalam kegiatan tersebut ada 56 anak asuh.

Tak berhenti disitu, Ridouane Zirzouri, playmaker asal Maroko berpasport Perancis juga mengisi kegiatan tersebut dengan membaca ayat-ayat suci Al-qur'an. Saat Ridouane membaca ayat suci Al-qur'an, sebagian undangan kagum atas kefasihan serta kemerduan suaranya membaca Al-qur'an.

Disampaikan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, tujuan dari kegiatan berdoa dan berbagi ini agar berlangsungnya kompetisi Liga 1, Madura United dapat berjalan sesuai harapan dan target prestasi tiga besar mampu diraih.

Selain itu juga untuk meningkatkan moralitas tim bahwa masih banyak anak-anak yang jika dibandingkan dengan para pemain, masih lebih beruntung para pemain.

Untuk itu, dengan ini diharapkan agar para pemain dapat mengoptimalkan kesempatan mujur bersama Madura United.

"Kami ingin mengawali kompetisi tidak hanya dengan persiapan secara teknis saja. Kami juga butuh dukungan doa agar dalam menjalani kompetisi bisa berjalan dengan baik. Launching tim dengan berdoa dan berbagi, adalah salah satu cara kami mengawali kompetisi ini. Setiap pemain mengangkat paling sedikitnya dua anak asuh dari anak yatim piatu," kata Achsanul Qosasi, Jumat (14/4/2017) pada Surya.co.id.

Dengan ini tidak hanya melulu soal sepakbola, namun Madura United juga ingin para pemain memiliki kepedulian dengan lingkungan sekitar.

"Keseimbangan tersebut harus terus dijaga karena bukan hanya prestasi yang ingin diraih oleh Madura United, tapi juga ingin peduli tinggi melalui kebersamaan dan kekompakan," jelas pria yang akrab disapa AQ tersebut.

Diberitakan sebelumnya, dilaga perdana Liga 1, Madura United akan menjamu Bali United, Minggu (16/4/2017) mendatang di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved