Breaking News:

Sambang Kampung

Pembangunan Saluran tak Terakomodir di Musrenbang, Warga Gubeng Kertajaya Mengeluh

Warga Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, mengeluh karena pembangunan saluran tak terakomodir dalam Musrenbang Kota Surabaya.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Seorang warga Gubeng Kertajaya RT 2/RW 11 Surabaya, menunjukkan aplikasi di ponsel yang dipakai untuk mengawasi keamanan kampung yang telah dipasangi kamera CCTV di belasan titik. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua RT 2/RW 11 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Heru Sasmito Basuki mengeluhkan situasi saat ini di mana kampung-kampung tidak bisa mengajukan pembangunan saluran dalam musyawarah rencana pembangunan kota Surabaya.

Padahal usulan itu dinilai sangat penting agar pemerintah Kota Surabaya bisa mendengar dan mengetahui tentang kondisi saluran di kampung-kampung.

"Kami masih kurang pembangunan saluran di RT 2. Ada di sudut kampung salurannya yang terlalu kecil dan butuh pelebaran," ucap Heru.

Padahal jika hujan, saluran tersebut kerap tidak mampu menampung air hingga meluber ke permukiman warga.

Menurutnya hal itu bukan karena saluran yang tersumbat. Melainkan karena salurannya yang memang kecil hingga membutuhkan antrean lebih lama dan luberan saat kapasitas volumenya tisak mencukupi.

Ketua RW 11 Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng Budiarto mengatakan, dalam musrenbang tahun ini kampung mereka mengajukan pembangunan lapangan bulutangkis.

"Tapi masih belum disetujui. Lantaran lahannya masih belum jelas," kata Budi.

Dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpukkan warga untuk melakukan kesaksian bahwa lahan yang akan dipakai untuk lapangan bulutangkis itu bukan milik siapa-siapa dan akan diserahkan ke Pemerintah Kota Surabaya.

Terkait saluran, pihaknya juga menyayangkan lantaran saluran harus dihapus dari musrenbang. Sehingga pembangunan hanya menunggu dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

"Jadi ya harus menunggu dari Pemkot, kan nggak bisa mengusulkan," ucap Budi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved