Kamis, 28 Mei 2026

Persona

Maria Harfanti, Runner Up Miss World 2015 yang Aktif Mengkampanyekan Gizi Seimbang

Maria Harfanti, runner up Miss World 2015 membuktikan komitmennya untuk berkontribusi aktif di masyarakat. Salah satunya lewat kampanye Gizi seimbang.

Tayang:
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Eben Haezer Panca
ist
Maria Harfanti 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menyandang banyak prestasi tak membuat Maria Harfanti lupa diri. Peraih gelar Runner Up 2 di ajang Miss World 2015 ini bahkan tak pernah berhenti untuk ikut dalam gerakan-gerakan sosial, khususnya yang bermanfaat bagi para remaja.

Maria ingin membuktikan ucapannya saat kontes Miss Indonesia 2015 silam.

”Saya akan menjadi pribadi yang berintegritas dan berkontribusi bagi masyarakat. Saya juga akan mempromosikan penggunaan produk lokal dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke dunia luar," katanya.  

Untuk membuktikan komitmennya itu, langkah nyata yang dilakukan anak kedua dari tiga bersaudara ini adalah aktif dalam kegiatan kampanye tentang gizi seimbang bagi remaja putri dan pentingnya protein hewani sebagai asupan gizi yang baik.

Menurut Maria, remaja putri penting mendapatkan asupan gizi seimbang, karena mereka calon ibu yang akan melahirkan dan menyusui anak-anaknya.

“Jika mereka kurang mendapat asupan gizi seimbang, tentu mempengaruhi kualitas kesehatan saat menjadi seorang ibu. Calon anak yang dilahirkan tidak akan tumbuh berkembang maksimal selama dalam kandungan,” ujar Duta Gizi Japfa Foundation ini.

Maria yang sempat hadir dalam talkshow ‘Mewujudkan Gizi Seimbang Pada Remaja’ di GOR Kemantren Paciran, Lamongan beberapa waktu lalu memberi contoh, kelainan fisik seperti bibir sumbing pada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Selain faktor keturunan, bibir sumbing juga akibat si ibu kekurangan asupan gizi seimbang selama masa kehamilan,” papar Maria yang kelahiran 20 Januari 1992.

Mengenai predikatnya sebagai Duta Gizi Japfa Foundation, diakui Maria merupakan amanah yang harus diemban sebaik mungkin.

“Apalagi ini terkait problematika gizi pada remaja putri yang harus diatasi dan dituntaskan sedini mungkin,” ucap pianis yang memegang gelar pascasarjana Magister Manajemen dari Universitas Indonesia.

Diakui Maria, predikat Duta Gizi itu tak serta merta dia peroleh tanpa alasan pasti. Gelar Beauty of Purpose di ajang Miss World 2015 ditekankan Maria sebagai salah satu bukti bahwa dirinya selama ini memang punya pengalaman dan peduli pada masalah-masalah sosial di sekitarnya.

Ketokohan Maria, diharap bisa mempengaruhi dan mengajak segenap pemangku kepentingan agar turun-tangan dalam berbagai macam problematika gizi di Indonesia. Karena itu pula, Maria akan melakukan aksi kampanye ini di beberapa daerah di Indonesia.

“Titik beratnya adalah isu kondisi gizi remaja, khususnya remaja puteri yang mempengaruhi kondisi gizi ketika dewasa,” cetus Andi Prasetyo, Head of JAPFA Foundation. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved