Gaya Hidup

Vintage Wedding Fashion Berkarakter Feminim

Tren wedding fashion and decoration selalu berubah dari tahun ke tahun. Lantas tren seperti apa yang berlaku saat ini?

Vintage Wedding Fashion Berkarakter Feminim
surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Meja makan, salah satu elemeb dekorasi wedding atau pernikahan yang mengangkat konsep vintage 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tren wedding fashion and decoration selalu berubah.

Untuk saat ini, kecenderungan gaya wedding fashion and decoration di Indonesia rupanya kembali ke era 1950an atau mengarah pada busana dan dekorasi vintage atau klasik.

Meski begitu, karakter feminim pada busana dan dekorasi pernikahan masih terlihat sebagai penguat karakter.

Ini terlihat dari tampilan busana pengantin yang dimunculkan oleh desainer nasional, Yogie Pratama.

Desainer dari Jakarta ini menampilkan 19 koleksi busana pengantin. Dari semua busana itu, warna putih atau merah masih jadi andalan dari busananya.

"Warna putih atau merah masih jadi tren wedding fashion. Warna-warna ini menampilkan tren vintage namun karakter feminim cukup kuat," tuturnya sebelum acara weeding fair di Hotel Shangri-La belum lama ini.

Wedding fashion itu terlihat dari salah satu busana andalan yang ada, dimana Yogie menggunakan bahan jaket warna putih pada busananya. Busana dengan potongan sebatas dada juga menjadi ciri khas busana saat ini.

Meski warna putih, namun detil motif pada busana masih tampak. Yogie menggunakan detil cutting atau siluet, sehingga terlihat jelas.

"Saya buat busana ini lebih kaku tapi berstruktur. Ini adalah penggambaran model vintage pada era 1950an," paparnya.

Busana vintage namun berkarakter feminim juga tampak pada bentuk rok yang mengembang dan panjangnya lebih dari semeter dari batas kaki. Itu tak heran, karena Yogie menggunakan kain jaket sekira 8-10 meter untuk membuat satu busana. Pada bagian samping rok, ada pleats (lipitan) memanjang ke bawah. Busana ini makin cantik dengan adanya aksesoris berupa kain dibentuk pita.

Halaman
123
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved