Berita Sidoarjo

Embat Burung Love Bird, Kurniawan Hampir Babak Belur Dihajar Orang Kampung

Kurniawan, warga Sidoarjo, hampir saja kehilangan nyawa gara-gara dikeroyok orang. Ini terjadi setelah dia gagal mencuri burung peliharaan.

Embat Burung Love Bird, Kurniawan Hampir Babak Belur Dihajar Orang Kampung
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
Kurniawan (tengah) saat diamankan di kantor polisi setelah terpergok mencuri burung love bird, Rabu (5/4/2017). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Tergiur seekor burung love bird, M Kurniawan (39), nyaris saja menjadi samsak hidup banyak orang, Rabu (5/4/2017).

Beruntung, polisi Polsek Sidoarjo Kota berhasil mengamankan warga Desa Gebang, Sidoarjo Kota ini, dari massa yang marah.

Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Rochsulullah, mengatakan Kurniawan berniat mencuri burung milik Gojeli (30) yang tinggal di Perumahan Bluru Kidul.

"Burung itu sedang dijemur pemiliknya di teras rumah," kata Rochsulullah.

Kurniawan mondar-mandir melewati rumah Gojeli untuk mengawasi keadaan. Warga sekitar sempat curiga, karena motor matic yang dikendarai orang yang sama terlihat melintas beberapa kali.

Namun, warga mengira Kurniawan sedang mencari alamat sehingga membiarkannya.

Ketika dirasa aman, Kurniawan menghentikan motor tepat di depan rumah Gojeli dan langsung menyambar kandang burung tersebut.

Burung kecil berwarna-warni itu langsung berbunyi dan terbang panik di dalam kandang. Bunyi itu didengar si pemilik yang langsung keluar.

"Begitu keluar, korban melihat burungnya sedang dibawa pelaku. Korban langsung meneriaki pelaku dengan sebutan maling," sambungnya.

Teriakan itu membuat warga keluar rumah dan langsung menyergap Kurniawan yang tak bisa lagi mengelak. Pemilik langsung menghubungi polisi, namun warga yang sudah emosi sempat menghakimi Kurniawan.

"Beruntung petugas kami langsung datang ke lokasi sehingga pelaku tidak dihakimi parah," ujarnya.

Kepada petugas, Kurniawan mengaku hendak mencuri burung itu untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebagai tukang rongsokan, penghasilannya dirasa kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Rencananya mau saya jual Rp 1,5 juta. Lumayan, uang segitu bisa untuk makan dua minggu," ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved