Breaking News:

Berita Regional

Pria yang Terperosok di Sumur Gara-gara Dirampok Ternyata Bohong, Pengakuannya Bikin Geregetan!

Pria yang mengaku lima hari berada di dalam sumur gara-gara dirampok ternyata berbohong. Alasannya bikin geregetan!

Editor: Titis Jati Permata
kompas.com/syahrul munir
Regu penyelamat berhasil mengevakuasi seorang pria dari dasar sumur berkedalaman lebih dari 15 meter di sebuah kebun kosong di Lingkungan Ngancar, Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (2/4/2017) siang. 

SURYA.co.id | SEMARANG - Radimin (57) warga Sarirejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal yang ditemukan di dalam sumur di sebuah kebun di Lingkungan Ngancar, Bawen, Kabupaten Semarang ternyata berbohong dan merekayasa kisahnya menjadi korban perampokan.

Pria tersebut ternyata terperosok saat hendak mencari wangsit agar bisa menang dalam bermain judi dadu.

"Yang bersangkutan mengakui dirinya berbohong dan merekayasa. Dia bilang berbohong dibegal, lha wong motornya itu digadai sejak Desember 2016. Dia sebetulnya malu jadi aib keluarga," kata Kapolres Semarang AKBP Thirdy Hadmiarso, Senin (3/4/2017).

Berdasarkan keterangan Radimin kepada polisi, ia mengaku pergi meninggalkan rumahnya di Kelurahan Sarirejo, Kaliwungu, Kendal sejak Minggu (26/3/2017) mengendarai sepeda angin.

Sesampainya di Pasar Kaliwungu, Radimin menjual sepedanya dan laku Rp 500.000.

Uang hasil menjual sepeda itu dipakainya sebagai bekal ke Yogyakarta untuk menemui saudaranya.

"Di Yogya, yang bersangkutan bertemu saudaranya dan diberi uang Rp 300,000. Uang tersebut lantas digunakan untuk berjudi bersama teman-temannya di Yogyakarta," ujarnya.

Pada keterangan sebelumnya, Radimin mengaku menjadi korban perampokan di daerah Terminal Bawen.

Sepeda motor dan tas ransel berisi uang Rp 10 juta dirampas oleh kawanan begal tersebut.

Kawanan begal kemudian melempar Radimin ke dalam sumur yang tidak kelihatan dasarnya lantaran terlalu tinggi.

Radimin mengaku sudah lima hari di dalam sumur sejak hari Selasa (28/3/2017) hingga ia diketemukan, Minggu (2/4/2017) siang.

Namun dalam pengakuannya yang terakhir, dirinya mengaku terperosok ke dalam sumur pada hari Sabtu (1/4/2017).

"Kami tidak tahu bagaimana dia bisa sampai masuk sumur. Mungkin saja pikirannya kosong atau berhalusinasi lalu jatuh kedalam sumur," ucap Thirdy.

Hingga Senin (3/4/2017) siang, Radimin masih dirawat di ruang Dahlian nomer 213 RSUD Ambarawa karena mengalami patah tulang kaki sebelah kiri dan luka lebam dan robek kecil di bagian perut serta dada.

Ia nampak ditemani istrinya. Sebelumnya, Minggu (2/4/2017) siang, regu penyelamat berhasil mengevakuasi Radimin dari dasar sumur berkedalaman lebih dari 15 meter di sebuah kebun kosong di Lingkungan Ngancar, Bawen, Kabupaten Semarang. (Syahrul Munir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved