Breaking News:

Berita Pasuruan

Truk Bermuatan Pasir Terguling di Jalur Pantura Pasuruan, Arus Lalu Lintas Lumpuh

Truk bermuatan pasir sirtu ini menutup jalan pantura arah ke Surabaya. Muatan sirtu ini tumpah ke jalan raya.

surya/galih lintartika
Dump Truk muat pasir sirtu terguling di Jalan Raya Pantura, Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (2/4/2017). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sebuah Dump Truk Nopol S 8890 UN terguling di Jalan Raya Pantura, Raci , Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (2/4/2017) pukul 06.00.

Truk bermuatan pasir sirtu ini menutup jalan pantura arah ke Surabaya. Muatan sirtu ini tumpah ke jalan raya.

Akibatnya, arus lalu lintas pun lumpuh. Kendaraan dari arah Pasuruan menuju Surabaya terpaksa terjebak macet.

Jalan tidak bisa dilalui kendaraan. Puluhan kendaraan baik itu roda dua, roda empat atau bahkan lebih terpaksa mengantre.

Polisi sudah berada di lokasi kejadian. Kendaraan derek pun sudah didatangkan oleh polisi.

Namun, hingga berita ini ditulis, truk belum bisa dievakuasi karen, sopir dan kernet masih memindahkan pasir sirtu yang menutup jalan.

Proses pemindahan pasir sirtu ini juga dibantu warga.

Truk ini dikemudikan oleh Wardoyo (29) warga Lumajang. Kepada Surya, Wardoyo mengaku akan mengantarkan pasir ini ke Mojokerto.

"Tadi saya ngantuk. Saya sadar saat truk sudah menabrak pembatas jalan. Saya sudah tidak bisa mengendalikan truk dan langsung terguling," kata Wardoyo.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Mellysa Amalia mengatakan, pihaknya sudah membuat rekayasa lalu lintas. Ia memberlakukan sistem contraflow.

"Jadi kendaraan yang dari arah Pasuruan menuju ke Surabaya kami lewatkan jalur dari arah Surabaya ke Pasuruan. Biasanya kan dua jalur, sekarang satu jalurnya kami gunakan untuk dilewati kendaraan dari Pasuruan," katanya.

Mantan Kasatlantas Polres Jombang ini menjelaskan, upaya contraflow ini membuahkan hasil. Tumpukan kendaraan dapat teratasi sedikit.
"Anggota sudah di lapangan. Semoga proses evakuasi berjalan cepat. Ini tadi, kami sudah minta sopir untuk memindahkan dan membersihkan pasir yang tumpah di jalan raya," paparnya.

Mellysa, sapaan akrab Kasatlantas ini belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan.

Ia menduga, ada kesalahan yang terjadi pada kendaraan berat tersebut.
"Saya belum dapat laporan detailnya. Kemungkinan besar terjadi problem, mungkin as nya patah, atau yang lainnya, karena itu kendaraan tua. Yang jelas, kami masih fokus evakuasi dulu," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved