Bencana Longsor Ponorogo

Warga Sudah Mengungsi, Kenapa Mereka Masih Tertimbun Longsor?

Sebelum Longsor Terjadi Warga Sudah Mengungsi karena Ada Peringatan dari BPBD. Tetapi Mengapa Mereka Masih Tetap Tertimbun?

Warga Sudah Mengungsi, Kenapa Mereka Masih Tertimbun Longsor?
istimewa
LONGSOR PONOROGO 

SURYA.co.id | SURABAYA - BPBD Jatim saat ini terus mencari korban tertimbun longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden bencana tersebut.

"Pemerintah dan BPBD terus bekerja keras mencari korban tertimbun longsor. Segala upaya dilakukan untuk menolong warga Ponorogo ini," ucap Wagub Jatim Gus Ipul, Sabtu (1/4/2017).

Gus Ipul sebelumnya sudah mendapat laporan bahwa sebelum kejadian itu hampir semua warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, memilih mengungsi. 

Mereka sudah diberi tahu bahwa sudah ada tanda-tanda akan longsor. BPBD juga telah memperingatkan warga akan bahaya longsor ini.

Saat malam hari warga mengungsi sementara. Namun saat warga kembali ke rumah pada pagi hari untuk bekerja, longsor menerjang saat suasana tidak ada hujan. 

"Warga sebenarnya sudah mengungsi. Karena ingin bekerja di ladang mereka, akhirnya warga kembali hingga dikubur longsor," kata Gus Ipul.

Andai para korban itu tak  kembali ke rumah dan panen jahe mungkin tidak Jadi korban longsor

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved