Breaking News:

Berita Surabaya

Undang Pelaku Industri Logam, Bea Cukai Sosialisasikan Prosedur Ekspor Impor

Di hadapan ratusan pelaku industri logam di Ngingas, Waru, Sidoarjo, Kantor Bea Cukai mensosialisasikan prosedur ekspor impor.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eben Haezer Panca

SURYA.co.id | SURABAYA -  Kantor Bea Cukai Sidoarjo terus mensosialisasikan kemudahan bagi pelaku industri kecil dan menengah.

Mereka mengajak para pelaku industri logam di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Sidoarjo, untuk melek informasi kepabeanan dan agar tahu bagaimana prosedur mendatangkan atau mengirim barang ke luar negeri. 

"Industri Kecil Menengah (IKM) sangat dipermudah," kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Sidoarjo, Niken Lestrie.

Ada keluhan dari para pelaku industri kecil itu tentang sulitnya mendatangkan bahan baku impor. Begitu juga saat melepas hasil industri keluar negeri, mereka mengaku terkendala.

Disampaikan Niken bahwa para pengusaha yang tergabung dalam Koperasi dan asosiasi dapat melakukan importasi apabila telah mendapatkan NIK (single ID).

Seperti diketahui dari 300-an pengusaha IKM di Ngingas, tergabung dalam Koperasi dan 3 asosiasi.

"Pemerintah berkomitmen mendukung pertumbuhan industri kecil dan menengah, agar bisa bersaing di pasar internasional," tambahnya. 

Dalam sosialisasi itu disampaikan tentang registrasi kepabeanan dan prosedur impor secara umum.

Industri kecil tidak perlu takut dengan kegiatan ekspor impor. Bea Cukai sangat terbuka kepada pengusaha IKM yang ingin berkonsultasi.

Ada Fasilitas KITE IKM (Kemudahan Impor Untuk Tujuan Ekspor-Industri Kecil dan Menengah). "Dengan fasilitas ini akan ada bebas beban bea masuk dan PPN jika produknya diekspor kembali," kata

Kasi Pelayanan Kepabenan dan Cukai, Mohammad Adhar. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved