Lapor Cak

Dengan e-Tilang Pelanggar Luar Kota Dimudahkan

Kaur Bin Ops (KBO) Ipda M Rosid menjelaskan, program e-Tilang dirancang untuk memudahkan pelanggar supaya tidak perlu lagi datang ke pengadilan.

Dengan e-Tilang Pelanggar Luar Kota Dimudahkan
surya/Rorry Nurmawati (Rorry)
E-TILANG - Satlantas Polres Kabupaten Mojokerto terus menyosialisasikan program e-Tilang kepada masyarakat, Kamis (30/3/2017) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Satlantas Polres Kabupaten Mojokerto terus menyosialisasikan program e-Tilang kepada masyarakat.

Dengan harapan masyarakat tidak perlu kerepotan untuk mengantre sidang ke pengadilan ketika kedapatan melanggar.

Sosialisasi yang dikemas dengan penertiban kendaraan di Jalan Jayanegara tepat depan Kantor Samsat Polres Kabupaten Mojokerto ini, juga menggandeng petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Kali ini, ada 62 pelanggar yang tidak melengkapi surat kendaraan.

Pengendara yang ketahuan melanggar, kemudian dipinggirkan untuk didata oleh petugas. Di sini, selain mendata petugas juga mensosialisasikan penggunaan e-Tilang. Sehingga pelanggar akan lebih paham dan mau memanfaatkan program ini.

Kaur Bin Ops (KBO) Ipda M Rosid menjelaskan, program e-Tilang dirancang untuk memudahkan pelanggar supaya tidak perlu lagi datang ke pengadilan. Terutama pelanggar yang kebetulan bertempat tinggal di luar daerah. Sehingga cukup dengan memanfaatkan e-Tilang dan membayar di bank, pelanggar bisa membawa kembali surat kendaraan yang sempat disita.

"Ini sebabnya sangat efektif. Terutama untuk masyarakat yang jauh tapi ketilang di sini. Misal pelanggar ini dari Solo, akan kasihan kalau harus ke sini lagi untuk mengantre sidang di pengadilan. Jadi, cukup membayar denda melalui ATM, tunjukkan bukti, langsung bisa bawa kembali suratnya," katanya.

Untuk prosedurnya sendiri adalah pelanggar akan didata oleh petugas. Satu petugas bertugas mencatat di buku tilang, sedangkan petugas lainnya memasukkan data di aplikasi e-Tilang melalui handphone. Kemudian setelah data telah terekam diaplikasi, akan ada nomor registrasi untuk melakukan pembayaran.

"Nomor ini akan tercatat di kertas tilang, yang kemudian akan digunakan pelanggar untuk membayar di bank. Setelah itu, pelanggar cukup membawa bukti transaksi pembayaran kepada petugas," jelasnya.

Menjawab keresahan dan kekhawatiran masyarakat terkait nominal denda usai putusan di pengadilan yang tidak sesuai, Rosid mengatakan tidak perlu khawatir. Pasalnya bila pengadilan memutuskan harga denda jauh dibawah yang dibayarkan, maka secara otomatis akan dikembalikan melalui rekening masing-masing.

"Akan masuk ke rekening pelanggar, jadi jangan khawatir," imbuhnya.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved