Berita Surabaya

Kembangkan Vaksin Flu Burung, Unair Kolaborasi Penelitian Bareng 2 Universitas Swiss

Kolaborasi ini nantinya, kami akan membangun laboratorium baru yang khusus untuk membuat formulasi.

Kembangkan Vaksin Flu Burung, Unair Kolaborasi Penelitian Bareng 2 Universitas Swiss
pixabay
ILUSTRASI VAKSIN 

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bersama dua universitas asal Swiss, yakni University of Lausanne dan University of Geneva berkolaborasi dalam penelitian dan pengembangan vaksin baru untuk flu burung. Program ini diperoleh Unair setelah mengajukan riset pada WHO.

Ketua Avian Influenza Research Centre (AIRC) Unair, Prof CA Nidom mengatakan ketiga universitas ini bergabung untuk membuat formulasi-formulasi baru guna merancang vaksin yang terbaik untuk flu burung bukan hanya dalam kandungan vaksinnya tapi juga formulasinya.

"Kolaborasi ini nantinya, kami akan membangun laboratorium baru yang khusus untuk membuat formulasi. Selain itu, kami juga melakukan pengolahan dan penerjemahan antara basic riset," jelasnya di sela Simposium yang bertajuk "Swiss-Indonesia Vaccine Formulation Symposium" di Kampus C Unair, Rabu (29/3/2017).

Nidom menjelaskan kerja sama riset ini nantinya akan berlangsung selama tiga tahun dan dibiayai penuh oleh Pemerintah Swiss melalui Swiss Science National Foundation (SCNF) dengan total pembiayaan antara Rp8-9 miliar.

"Dalam 1,5 tahun harus sudah ada formulasi vaksinnya,jadi sisa tahunnya bisa untuk penyempurnaan lagi,” ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved