Berita Surabaya

Inil Alasan Dua Pelaku Menghabisi Sopir Taksi Online di Kenjeran

Ronny menjelaskan, kedua pelaku yang merupakan teman akrab berangkat dari Kediri naik bus ke Terminal Bungurasih.

Inil Alasan Dua Pelaku Menghabisi Sopir Taksi Online di Kenjeran
surya/fatkhul alamy
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ronny Suseno dan tersangka CRW (pakai baju tahanan) saat di Mapolres, Minggu (26/3/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - MKF (21) dan CRW alias Cipto (23), asal Kelurahan Ngronggo dan Pakelan, Kota Kediri ditangkap polisi lantaran diduga sebagai pelaku pembunuhan Denny Ariessandi (37).

Sedang motif dari pembunuhan manajer ekspedisi dan sopir taksi online ini karena pelaku ingin merampas mobil dan barang milik korban.

Sasarannya adalah membunuh sopir taksi online yang mobilnya kondisi bagus.

“Memang sasaran dua pelaku adalah ingin mengusai mobil dan barang milik korban. Kebetulan korban sopir taksi online dan pelaku tertarik untuk memiliki mobil korban,"sebut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ronny Suseno, Minggu (26/3/2017).

Ronny menjelaskan, kedua pelaku yang merupakan teman akrab berangkat dari Kediri naik bus ke Terminal Bungurasih.

Selanjutnya, mereka memesan taksi online menuju ke Hotel di Jl Arjuno.

Kedua pelaku sebenarnya ingin mengeksekusi mobil taksi online yang mereka pesan pertama kali.
Saat itu, pelaku sudah membawa pisau yang dibeli di Surabaya.

Cuma, mobil yang dipesan pertama dianggap kondisinya jelek akirnya pelaku membatalkan niatnya. Kemudian, mereka memutuskan kembali ke hotel.

Baru, pada Rabu (22/3/2017), pelaku kembali memesan taksi online dengan tujuan ke kawasan Tanjung Perak dan Kenjeran.

Akirnya mereka mendapatan taksi online yang disopiri Denny Ariessandi dengan mobil Dhaiatsu Xenia warna cokelat L 1620 MS.

Halaman
123
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved