Berita Malang Raya

Upaya Penculikan Anak di Malang Bukan Isu, Berikut ini Faktanya

Ternyata pria yang bernama Muhammad Aditeo Putra Pratama (19) itu telah memasuki empat rumah warga sejak pagi.

Upaya Penculikan Anak di Malang Bukan Isu, Berikut ini Faktanya
surya/david yohannes
ILUSTRASI PENCULIK 

SURYA.co.id | MALANG - Budi Ismulyanto, Ketua RT RT. 2 / RW. 3 Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing membenarkan peristiwa yang dialami Hari dan keluarganya.

Beberapa waktu lalu ia juga mendengar adanya isu percobaan penculikan di sebuah sekolah di lingkungan kelurahannya.

“Saat ini penjagaan di lingkungan sekitar terus waspada. Warga kompak untuk menanggulangi isu-isu tentang kejahatan,” kata Budi, Sabtu (25/3/2017).

Terakhir, lingkungan di sekitar tempat Budi menangkap seorang pemuda berusia 19 tahun gerak-geriknya mencurigakan. Dijelaskan Budi, sejak pagi itu warga melihat pelaku mondar-mandir di daerahnya. Informasi yang diterima dari warga, pelaku ini mengetuk pintu rumah warga dan bertanya senuah alamat.

Ternyata pria yang bernama Muhammad Aditeo Putra Pratama (19) itu telah memasuki empat rumah warga sejak pagi.

Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku memasuki rumah milik Darmi yang memiliki 4 orang anak kecil dan lima sepeda motor yang sedang terparkir di rumahnya. Diduga, ia akan menculik anak atau akan melakukan pencurian sepeda motor.

“Ia masuk rumah sampai ke bagian belakang dan ketahuan pemilik rumah yang terkejut dan memanggil warga,” ungkap Budi.

Ketika ditangkap, ia berbelit-belit dan berubah-rubah keterangannya. Warga jalan Pegadaian III RT. 6 / RW. 18, Turen Kabupaten Malang ini sempat dihakimi massa sebelum sempat diamankan oleh Budi.

“Saat diinterogasi warga ya dia suka berubah-ubah keterangannya, lalu saya minta dia hubungi keluarganya,” ujar Budi yang juga berprofesi sebagai TNI AL.

Dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak akhirnya Aditeo dilepaskan untuk dibawa keluarganya setelah pihak keluarga dihubugni. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan di hadapan warga.

“Kalau melihat kondisi dan keterangan yang diberikan keluarga, saya bisa menyimpulkan bahwa pelaku ini dimanfaatkan oleh orang dewasa untuk kemudian melakukan kejahatan atau tindakan yang lain,”  tutup Budi.

Penulis: Benni Indo
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved