Sambang Kampung
Bertahap, Pemerintah Akan Revitalisasi Kawasan Religi Sunan Ampel
Pemerintah berencana melakukan revitalisasi kawasan religi Sunan Ampel. Begini rencananya...
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Perdagangan di Jl Sasak sebenarnya sudah diatur dengan dua lahan parkir yang disediakan khusus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Dua lahan parkir ini berada di di Jl Nyamplungan dan di Jl Hasyim Ashari.
Sehingga, menurut Mochammad Imzak, Lurah Ampel, Kecamatan Semampir, seharusnya tidak ada kendaraan baik roda dua maupun roda tiga yang parkir di sepanjang Jl Sasak.
“Kalau imbauan tentu sudah kami lakukan. Hanya saja, kebiasaan pedagang dan pembeli yang ingin cepat dan praktis terkadang tidak mau berjalan agak jauh,” ujar Imzak, Kamis (23/3/2017).
Ke depan, akan lebih diarahkan lagi ke area itu untuk tertib lalu lintas. Sebab jika ada satu saja mobil berhenti di sana, sudah menimbulkan kemacetan lantaran jalannya yang memang sempit.
“Kami yakin di Jalan Sasak nantinya akan ramai dengan adanya rencana Pemkot yang akan merevitalisasi di kawasan religi Ampel. Di antaranya di Kelurahan Nyamplungan, Kelurahan Ampel, Kelurahan Pegirikan,” papar Imzak.
Revitalisasi itu berupa pembangunan pedestrian, gapura, sentra kuliner, juga perpustakaan.
“Tetapi, pembangunan akan bertahap. Rencananya sudah ada sejak 2009, namun pembangunan fisiknya bertahap,” pungkasnya.
Segera Terealisasi
Pedagang yang juga mendengar akan ada pelebaran jalan di Jl Sasak ini, berharap pembangunan segera terealisasi.
“Tetapi kalau ada pelebaran nanti akan ada rumah yang kepangkas dong,” kata Afif, pedagang songkok generasi ke empat ini.
Pedagang lain berharap, ke depan potensi wisata di Kampung Arab dengan Makam Religi Ampel sebagai ikon bisa lebih ditingkatkan. Terutama bisa mendongkrak ekonomi di Jl Sasak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kawasan-religi-sunan-ampel_20170323_232311.jpg)