Berita Malang Raya

VIDEO - Ini Tampang Para Penipu via Telepon, Ternyata Begini Cara Kerjanya

KOMPLOTAN PENEROR SD KATOLIK KOTA BATU TERTANGKAP DI DEPOK. Ini tampang mereka dan modusnya saat menelepon.

SURYA.co.id | BATU - Lima tersangka kasus penipuan melalui telepon dengan menyebar kabar kecelakaan murid sekolah untuk mendapat uang berhasil ditangkap jajaran Polres kota Batu. Komplotan ini ditangkap di Depok, Jumat lalu.

Aksi komplotan ini terbongkar setelah beraksi 'meneror' wali murid SDK Sang Timur kota Batu awal bulan lalu.

Dalam aksinya, komplotan yang bekerja lintas daerah itu saling bebagi peran. 

Saat meneror wali murid di SDK Sang Timur, Kota Batu, mereka berlima membagi tugas berperan menjadi empat orang dengan jabatan yang berbeda.

Kapolres Kota Batu, AKBP Leonardus Simarmata, menjabarkan, peran sebagai dokter dilakoni oleh pelaku bernama Heri. Lalu peran sebagai guru dilakoni oleh pelaku bernama Indra.

Peran Satpam dilakoni oleh pelaku bernama Andi. Serta peran sebagai petugas Apotek dilakoni oleh pelaku bernama Asnur. Sedangkan Jamal sebagai penyuplai data nomor telepon.

"Dari peran tersebut mereka menjalani tugas masing-masing. Yang mengaku sebagai guru mereka berbicara layaknya guru. Jadi mereka berempat yang memiliki peran mendapat data dari si Jamal," kata Leo saat gelar perkara di Polres Kota Batu, Senin (20/3).

Mereka menelepon wali murid ini, lanjut Leo, mengatasnamakan Dinas Pendidikan Kota Batu.

Seperti yang diketahui, lima tersangka Asnur, Indra wirandra, Andi Patiroy, Heri, dan Jamal, ditangkap oleh polres Kota Batu saat berada di Depok pada Jumat (17/3/2017).

Dari lima tersangka yang ditangkap oleh Polres Kota Batu, ternyata otak pelaku ialah tersangka bernama Jamal. Kapolres Kota Batu, AKBP Leonardus Simarmata menceritakan bagaimana mereka bisa mendapat data nomor telepon wali murid.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved