Lapor Cak

Pengguna Jalan Keluhkan Tol Surabaya - Sidoarjo Gelap

"Hanya di persimpangan dan beberapa titik ruas jalan yang terpasang lampu. Jika tak hati-hati bisa berbahaya," ucap Eko.

Pengguna Jalan Keluhkan Tol Surabaya - Sidoarjo Gelap
surya/galih lintartika
Ilustrasi jalan tol 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ruas jalan tol sepanjang Surabaya-Sidoarjo dikeluhkan. Selama ini, ruas tol sepanjang sekitar 30 KM itu kalau malam gelap.

Tak ada lampu penerang jalan di ruas tol yang dikelola PT Jasa Marga tersebut. Meski jalan tol ini dikelola Pemerintah, namun urusan penerangan jalan tol itu kurang diperhatikan.

Eko Prasetyo, salah satu pengguna jalan tol mengakui bahwa kalau malam ruas jalan tol tersebut gelap.

"Hanya di persimpangan dan beberapa titik ruas jalan yang terpasang lampu. Jika tak hati-hati bisa berbahaya," ucap Eko, Kamis (16/3/2017).

Ruas Jalan Tol Surabaya-Sidoarjo adalah ruas jalan tol di bawah pengelolaan Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol. Sebuah perusahaan milik pemerintah.

Ruas jalan Surabaya-Sidoarjo itu bagian dari ruas tol Surabaya-Gempol. Setiap hari di ruas jalan menju Malang itu selalu dipadati kendaraan siang malam.

Sebagaimana catatan PT Jasa Marga, satiap hari sekitar 26.000 kendaraan melintas di ruas tol tersebut. Baik siang maupun malam.

Namun, saat malam hari, ruas tol paling padat itu tak ditunjang penerangan yang maksimal. Belum diketuai persis berapa ruas jalan yang terpasang lampu.

"Penerangan jalan perlu karena bisa menciptakan suasana semangat tidak ngantuk. Kalau gelap semangat berkurang. Masak tol Surabaya-Sidoarjo gelap," tandas Eko.

Kini ruas jalan tol Surabaya-Sidoarjo sudah masuk kategori tol dalam kota. Penerangan jalan di wilayah dalam Kota ini harus ada penerangan jalan.

Itu sebagaimana disaratkan dalam standar pelayanan minimal bahwa ruas jalan dalam kota harus ada penerangan jalan.

"Tidak ada salahnya meniru tol Waru-Juanda yang penerangan jalan maksimal. Lancar dan setiap informasi layanan dipasang di ruas jalan," ungkap anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo.

Ruas tol dalam kota menuju Bandara Juanda itu dikelola swasta,

PT Citra Margatama Surabaya (CMS). Namun Jasa Marga diminta tak boleh kalah dengan swasta ini.

"Ada standar untuk lembaga milik pemerintah pemberi layanan ke masyarakat. Kenyamanan, jaminan keamanan, dan murah," kata Bambang.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved